Selamat Purna Tugas AKBP Russirwan,SH: Beliau Merupakan Sosok Perwira Polisi yang Humanis

- Editor

Senin, 30 Juni 2025 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, – Setelah melaksanakan tugas puluhan tahun, saatnya AKBP Russirwan memasuki masa Purna Bhakti, dan kembali menjadi rakyat biasa.

Sangat jarang seorang perwira mau berbaur bersama masyarakat biasa, namun AKBP Russirwan adalah personil Polri yang senantiasa selalu berada dilingkungan masyarakat, baik kedai, rumah ibadah maupun tempat lainnya.

Lebih dari setengah kedinasannya dihabiskan berbaur bersama masyarakat, sehingga sangat jarang Russirwan ditemui memakai korp Kepolisian, sehingga banyak orang terkejut kalau sebenarnya sedang dengan anggota Kepolisian.

AKBP Russirwan,SH. sudah palang melintang di Kepolisian Republik Indonesia, dari Kasat, Kapolsek, hingga sampai Wakapolres.

Baca Juga :  Wako Payakumbuh Pantau Progres Pembangunan Sejumlah Proyek Infrastruktur

Salah seorang tokoh masyarakat, mengatakan, sangat jarang seorang perwira menengah mau duduk dan ngobrol diwarung kecil, seperti AKBP Russirwan.

“AKBP Russirwan itu seperti Polisi ninik-mamak, karena beliau sosok sangat humanis,humoris dan cerdas,” tuturnya.

Ditambahkannya, selama bertugas di Kepolisian, Russirwan banyak membantu masyarakat, khususnya dalam memberi pemahaman tentang hukum dan rasa kemanusiaan sehingga hidup bisa lebih tertib serta lebih nyaman.

Sekaitan Purna Bhakti, AKBP Russirwan,SH. meminta diri pada semua lapisan masyarakat, baik organisasi agama,sosial,politik,pemuda dan masyarakat, karena selama ini sering berkomunikasi dan berdiskusi, sehingga bisa saja ada hal disengaja atau tidak yang melukai, ia meminta maaf.

Baca Juga :  Nasmi Mengajak Dan Menghimbau Masyarakat Kobarkan Semangat Kemerdekaan di HUT RI ke-80

“Saya mohon diri dan minta maaf kepada semua lapisan masyarakat serta organisasi dan instansi, baik ormas, agama, pemuda dan politik, juga masyarakat banyak, karena ada sesuatu yang saya sengaja atau tidak sudah menyakiti,” tutur AKBP Russirwan.

Ditambahkannya, Purna Bhakti bukan berarti memutus hubungan silaturahmi, meskipun secara kedinasan telah berakhir.

“Dinas saya memang sudah berakhir, namun secara pribadi silaturahmi harus tetap dijaga, karena itu amanah agama,” tuturnya mengakhiri. (rb/)

Berita Terkait

Ainul Farhan: WTP dan Serapan Tinggi Tak Ada Artinya Jika Rakyat Belum Sejahtera
PKS “Semprot” Kinerja Pemko Payakumbuh, Anggaran Tak Terserap Jadi Sorotan
Fraksi Golkar Bintang Pembangunan Setujui APBD 2025, Nasmi Soroti Gaji Guru dan Ngalau Indah
Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh
Razia Berulang, Kafe Remang-remang Masih Beroperasi: Di Mana Ketegasan Pemerintah?
Pemko Payakumbuh Sidak Seluruh SPBU, Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:09 WIB

Ainul Farhan: WTP dan Serapan Tinggi Tak Ada Artinya Jika Rakyat Belum Sejahtera

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:50 WIB

PKS “Semprot” Kinerja Pemko Payakumbuh, Anggaran Tak Terserap Jadi Sorotan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:24 WIB

Fraksi Golkar Bintang Pembangunan Setujui APBD 2025, Nasmi Soroti Gaji Guru dan Ngalau Indah

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:43 WIB

Dari Demokrat ke Gerindra, Manuver Fahlevi Mazni Guncang Peta Politik Payakumbuh

Berita Terbaru