Pemko Payakumbuh Kucurkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana di Lima Puluh Kota

- Editor

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp1 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan tersebut sekaligus menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan persaudaraan yang telah lama terjalin dalam satu rumpun Luak Limopuluah.

Komitmen itu ditandai dengan penyerahan proposal permohonan bantuan keuangan oleh Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang kepada Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di ruang kerja Wali Kota Payakumbuh, Kamis (11/6/2026).

Bantuan keuangan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD), yang memungkinkan pemerintah daerah yang tidak terdampak bencana memberikan dukungan kepada daerah lain yang sedang menjalani proses pemulihan pascabencana.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak hanya merupakan dukungan pemerintah daerah, tetapi juga mencerminkan eratnya hubungan historis, sosial, budaya, dan kekeluargaan antara Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas dan kepedulian antardaerah yang diikat oleh tali persaudaraan. Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh ibarat saudara kandung dalam naungan Luak Limopuluah yang terikat oleh sejarah, budaya, adat istiadat, serta hubungan sosial yang telah terjalin erat sejak lama dan tidak dapat dipisahkan,” ujar Zulmaeta.

Baca Juga :  Fitrayanto : Sumpah Pemuda Momentum Perkuat Persatuan Generasi Muda Guna Kemajuan Bangsa

Menurutnya, ketika saudara sedang menghadapi musibah, sudah menjadi tanggung jawab moral untuk hadir, membantu, dan saling menguatkan demi meringankan beban yang dirasakan masyarakat.

“Sesuai arahan Kemendagri, daerah yang tidak terdampak bencana diberikan ruang untuk membantu daerah lain yang membutuhkan dukungan pemulihan. Kami berharap bantuan ini dapat mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga aktivitas ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tambahnya.

Selain Kabupaten Lima Puluh Kota, Pemko Payakumbuh juga mengalokasikan bantuan keuangan masing-masing sebesar Rp1 miliar kepada Kabupaten Agam dan Kabupaten Aceh Singkil. Seluruh bantuan disalurkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Zulmaeta menambahkan bahwa sinergi dan kolaborasi antarpemerintah daerah merupakan salah satu kunci penting dalam memperkuat ketahanan daerah menghadapi bencana serta memastikan masyarakat terdampak memperoleh dukungan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  DPRD Payakumbuh Dukung Pemko Wujudkan Transformasi Digital Pendidikan DISAKOLA

Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemko Payakumbuh kepada masyarakat di wilayahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat terdampak bencana dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan serta peruntukannya,” kata Safni.

Ia menilai bantuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan antara Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh tetap terjaga dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama saat masyarakat membutuhkan dukungan pascabencana.

Safni berharap bantuan yang diberikan dapat mempercepat perbaikan infrastruktur yang terdampak, memulihkan layanan dasar masyarakat, serta mendorong pemulihan ekonomi warga sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Kolaborasi antara kedua daerah tersebut sekaligus menjadi contoh praktik baik solidaritas antardaerah dalam memperkuat penanganan bencana serta mempercepat pemulihan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru