Pemko Payakumbuh Kehilangan Sosok Iwan, Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka yang Berdedikasi Tinggi

- Editor

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Awan duka menyelimuti Pemerintah Kota Payakumbuh. Salah seorang aparatur sipil negara (ASN) terbaiknya, Iwan, S.E., wafat pada usia 51 tahun, Jumat (23/10/2026) siang. Sebagai bentuk penghormatan, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman melayat langsung ke rumah duka pada Jumat malam.

Di hadapan keluarga yang ditinggalkan, kedua pucuk pimpinan daerah tersebut memanjatkan doa bagi almarhum yang selama ini dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam penataan aset daerah.

“Atas nama Pemko Payakumbuh, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Almarhum merupakan salah satu putra terbaik yang telah memberikan pengabdian bagi Kota Payakumbuh, beliau juga sangat aktif dalam kegiatan kepramukaan,” kata Wali Kota Zulmaeta.

Rangkaian penghormatan berlanjut pada prosesi pelepasan jenazah ke peristirahatan terakhir yang digelar pada Sabtu (24/10/2026) pagi di rumah duka, Kelurahan Tanjung Gadang Sungai Pinago.

Pada prosesi ini, Wakil Wali Kota Elzadaswarman bersama Sekda Rida Ananda, jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, tokoh adat, ulama, serta anggota Gerakan Pramuka hadir langsung melepas kepergian almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

Baca Juga :  Pemko Bersama DPRD Payakumbuh Sepakati Perubahan APBD Tahun 2025

Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan bahwa kepergian Iwan merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar Pemko Payakumbuh, terutama bagi rekan sejawat yang selama ini mengenal jejak pengabdiannya. Ia memastikan pemerintah kota akan memfasilitasi urusan administrasi almarhum agar keluarga tidak terbebani.

“Kami akan membantu menyelesaikan hak-hak kepegawaian almarhum sesuai ketentuan yang berlaku. Kami juga memohon maaf atas nama almarhum apabila selama bergaul dan menjalankan tugas terdapat kesalahan,” ujar Elzadaswarman.

Setelah pihak keluarga menyelesaikan fardu kifayah, jenazah disalatkan secara berjemaah di Masjid Al-Ihsan Muhammadiyah untuk kemudian dimakamkan di Pandam Pakuburan Tanjung Gadang.

Semasa hidup, Iwan menjabat sebagai Kepala Subbidang Penataan Aset pada Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh. Lulusan S-1 Ekonomi Manajemen dengan pangkat terakhir Penata Tingkat I (Golongan III/d) ini merintis karier birokrasinya di Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan pada tahun 2007.

Baca Juga :  RSUD Dikeluhkan, PAD Mandek, Aset Terbengkalai: Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) Kuliti Kinerja Pemko Payakumbuh

Kariernya terus menanjak saat dipercaya menjadi ajudan wali kota pada 2009, berlanjut sebagai Kepala Seksi Pendataan Aset Daerah pada 2013, hingga memegang posisi strategis di Subbidang Penataan Aset sejak 2016. Di posisi inilah ia berperan besar dalam digitalisasi dan penataan aset milik Pemko Payakumbuh.

Di luar tugas kedinasan, almarhum juga menaruh pengabdian luar biasa sebagai Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Payakumbuh. Dedikasi itu bahkan terus menyala hingga beberapa hari sebelum wafat, di mana ia masih mengikuti kegiatan perkemahan Pramuka selama lima hari di kawasan Harau.

Mewakili pihak keluarga, Hargem Isla menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pelayat yang telah hadir memberikan penghormatan terakhir sekaligus memohonkan maaf atas segala khilaf almarhum semasa hidup.

“Kami memohon keikhlasan Bapak dan Ibu untuk mendoakan almarhum. Semoga segala amal ibadahnya diterima Allah SWT, dosa-dosanya diampuni, dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” pungkasnya. (MC)

Berita Terkait

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh
Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan
Fitrayanto Sampaikan Kabar Gembira, Guru TPA/MDA dan Garin Masjid Payakumbuh Direncanakan Terima Insentif pada 2027
Touring Pejabat Payakumbuh di Jam Kerja Makan Korban Jiwa, Publik Desak Walikota Beri Sanksi Tegas
Pemko Payakumbuh dan Ade Rezki Pratama Perluas Perlindungan Pekerja, Iuran BPJS Mulai Rp36.800 per Bulan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:16 WIB

Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan

Berita Terbaru