Payakumbuh Jadi Tuan Rumah Kejurda Akuatik Sumbar 2026, Ajang Seleksi Menuju Nasional

- Editor

Sabtu, 11 April 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Kota Payakumbuh dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026.

Ajang ini tidak hanya menghadirkan persaingan antar atlet, tetapi juga menjadi pintu awal seleksi menuju kejuaraan nasional yang akan digelar pada 28 April hingga 1 Mei 2026 di Jakarta.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman secara resmi membuka Kejurda Akuatik Indonesia Sumatera Barat 2026 di Kolam Renang Ngalau Indah, Payakumbuh, Jumat (10/04/2026).

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta, official, dan tamu undangan di Kota Payakumbuh. Sebuah kota kecil yang terus berbenah, ramah, dan berkomitmen menjadi bagian dari kemajuan olahraga di Sumatera Barat,” ujar Elzadaswarman.

Ia mengatakan, kepercayaan sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya cabang akuatik.

Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar ajang mencari pemenang, tetapi juga merupakan bagian dari proses panjang pembinaan atlet.

“Kita berharap kompetisi ini mampu membentuk karakter, menanamkan sportivitas, serta mempersiapkan atlet masa depan Sumatera Barat,” katanya.

Baca Juga :  Anggota DPR Ade Rizki Pratama Sosialisasikan Program MBG di Payakumbuh

Elzadaswarman juga berpesan kepada para atlet agar bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Ia menekankan bahwa hasil akhir bukan satu-satunya tujuan, melainkan proses, disiplin, dan mental juara menjadi kunci utama lahirnya atlet berprestasi.

Pemerintah Kota Payakumbuh, lanjutnya, terus memperkuat dukungan terhadap pengembangan olahraga melalui peningkatan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas kolam renang, serta mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak seperti KONI, organisasi olahraga, pelatih, dan masyarakat.

“Dari kolam renang ini kita berharap lahir atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Widya menyampaikan bahwa Kejurda Akuatik Sumbar 2026 sekaligus dijadikan sebagai ajang seleksi untuk menentukan perwakilan Sumatera Barat pada kejuaraan nasional akuatik di Jakarta.

Ia menyebutkan sebanyak 299 atlet dari 33 pengurus cabang (pengcab) dan klub se-Sumatera Barat ambil bagian dalam kejuaraan ini.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi B Afviandi : Hari Pers Nasional Momentum Penting untuk Mengokohkan Pilar Demokrasi

Para peserta akan bersaing dalam lebih dari 1.000 nomor pertandingan selama tiga hari pelaksanaan, mulai 10 hingga 12 April 2026.

Widya menambahkan tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme besar terhadap cabang olahraga akuatik di Sumatera Barat, sekaligus menjadi indikator positif bagi pembinaan atlet di daerah.

“Kita harapkan dari Kejurda Akuatik ini lahir perenang-perenang potensial yang siap membawa nama Sumbar ke level yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Elzadaswarman juga mengalungkan medali kepada para pemenang nomor 101 (1.500 meter gaya bebas putra), dengan juara pertama diraih Sarbo dari Padang Pariaman, juara kedua Muhammad Siddiq dari Bukittinggi, dan juara ketiga Darvesh Evan Putra Huda dari Padang.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pengurus Provinsi Akuatik Sumbar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Fadhlil Abrar, Asisten I Nofriwandi, Staf Ahli Irwan Suwandi, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Yunida Fatwa, pelatih, official, serta peserta akuatik se-Sumatera Barat.

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru