PAYAKUMBUH — Harius, SH, aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang juga dikenal sebagai kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Lima Puluh Kota, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum pertama Pengurus Cabang Ikatan Alumni PMII (PC IKA PMII) Payakumbuh Lima Puluh Kota periode 2026–2031.
Pemilihan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PC IKA PMII Payakumbuh Lima Puluh Kota yang digelar di Aula Gedung Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh, Sabtu (15/8/2026).
Muscab diikuti alumni dan kader PMII se-Payakumbuh dan Lima Puluh Kota. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah organisasi kepemudaan dan pelajar di lingkungan Nahdlatul Ulama, di antaranya GP Ansor Payakumbuh dan Lima Puluh Kota, IPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama), serta IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama).
Sejumlah penyelenggara pemilu turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Komisioner KPU Kabupaten Lima Puluh Kota Roziwan dan Komisioner Bawaslu Kabupaten Lima Puluh Kota David Alexander. Hadir pula unsur pimpinan/komisioner KPU dan Bawaslu Kota Payakumbuh.
Terpilihnya Harius, SH secara aklamasi sekaligus mencatatkan dirinya sebagai ketua umum pertama PC IKA PMII Payakumbuh Lima Puluh Kota.
Dalam agenda Muscab tersebut, pembentukan IKA PMII menjadi bagian dari upaya memperkuat wadah silaturahmi, konsolidasi, dan kontribusi para alumni PMII di wilayah Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.
Harius yang merupakan aktivis PMII sekaligus kader PKB di Lima Puluh Kota dinilai memiliki pengalaman dalam aktivitas organisasi dan pengkaderan. Di bawah kepemimpinannya, IKA PMII Paliko diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi antara alumni, kader PMII, serta organisasi kepemudaan dan pelajar di lingkungan NU.
Agenda tersebut juga berlangsung dalam konteks dinamika organisasi politik dan kemasyarakatan di wilayah Payakumbuh dan Lima Puluh Kota. PKB disebut tengah berupaya memperluas jaringan politik dan membangun komunikasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan serta kepemudaan yang memiliki kedekatan historis maupun kultural.
Namun, keberadaan organisasi alumni seperti IKA PMII tetap memiliki ruang gerak organisasi tersendiri. Karena itu, hubungan antara alumni PMII, organisasi kepemudaan, dan partai politik perlu ditempatkan sesuai dengan aturan serta independensi masing-masing organisasi.
Dengan terpilihnya Harius, SH, PC IKA PMII Payakumbuh Lima Puluh Kota kini memiliki kepengurusan untuk periode 2026–2031. Kepengurusan tersebut diharapkan mampu merawat komunikasi antaralumni, memperkuat jejaring kader, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat di Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.(rio)









