Komisi C DPRD Kota Payakumbuh Tinjau Dapur MBG di Koto Baru Payobasung

- Editor

Jumat, 4 Juli 2025 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, — Komisi C DPRD Kota Payakumbuh mendatangi dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Badunsanak Koto Baru, Kelurahan Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kamis (3/7/2025).

Rombongan Komisi C yang dipimpin langsung ketua Fitrayanto bersama Dahler, Mardion Fernandes, Mesrawati, Febriyadi (Wakil Ketua), Jen Zuldi (Sekretaris) dan turut didampingi Plt. Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan, Wal Asri beserta jajaran OPD terkait ke dapur yang sudah beroperasi semenjak tanggal 17 Maret 2025.

Kepada media, Fitrayanto menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadirkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif karena memberdayakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) hingga menciptakan lapangan kerja baru.

“Program MBG dirancang untuk memberdayakan UMKM dan ekonomi kerakyatan,” katanya setelah ia bersama rombongan dari komisi C meninjau dan melihat dapur MBG.

Fitrayanto menyampaikan bahwasanya pemerintah menargetkan sebanyak 30.000 lebih dapur umum atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, dan diperkirakan dapat menciptakan sekitar 1,5 juta lapangan kerja baru, termasuk tenaga relawan, staf dapur, dan petugas satuan keamanan atau satpam.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat Sampaikan Pandangan dan Masukan terkait RPJMD Kabupaten Lima Puluh Kota

Dengan begitu, Fitrayanto menilai hadirnya dapur MBG telah berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Dimana Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan kepada SPPG di dapur MBG,” ujarnya.

Ia meyakini program strategis nasional dari pemerintahan Prabowo-Gibran itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wakil rakyat dari partai PPP tersebut menekankan perlunya variasi menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar anak-anak tidak bosan dan tetap bersemangat menyantap hidangan sehat tersebut.

Lebih lanjut, ia turut mengapresiasi atas standar kebersihan yang diterapkan di dapur MBG Badunsanak Koto Baru sesuai rekomendasi dari Dinas Kesehatan.

“Higienitas dapur tentu harus memenuhi standar yang telah ditetapkan. Karna hal ini sangat penting untuk memastikan makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak terjaga, aman dan sehat,” ujar.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan ATENSI, 90 Warga Terima Rp188 Juta Lebih

Selain kebersihan, menurut Fitrayanto perlunya peningkatan kualitas gizi bagi tumbuh kembang anak dengan pilihan lauk yang lebih bernutrisi.

Ketua komisi C DPRD Kota Payakumbuh juga mengusulkan agar ikan laut lebih sering dihidangkan, mengingat kandungan gizinya yang baik untuk kecerdasan anak.

Sementara itu, kepala dapur MBG Badunsanak Koto Baru, Bonita dikesempatan berbeda sampaikan bahwa untuk jumlah porsi yang telah ia sediakan dari semenjak beroperasi lebih kurang 2.900 porsi.

“Kurangnya jumlah porsi dari target dapur kita dikenakan sudah banyak anak sekolah tersebut yang sudah kelas 3. Dan mereka juga sudah memasuki masa libur sekolah,” ungkapnya.

Namun, untuk tahun ajaran baru Bonita ungkapkan jika akan mulai beroperasi pada tanggal 14 Juli 2025 mendatang.

“Alhamdulillah untuk tahun ajaran baru esok, dapur kita akan menyediakan porsi makan untuk sekitar 3.700 an orang. Dan itu sudah masuk kategori dari B3, yakni busui, bumil dan balita,” sampai Bonita. (rb)

Berita Terkait

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB