Fitrayanto,SE: Makna Hari Pahlawan Perkuat Pendidikan, Kesehatan dan Administrasi Publik

- Editor

Senin, 10 November 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || “Sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Payakumbuh, bagian dari generasi muda pemimpin yang diamanahkan oleh masyarakat, saya melihat tugas kita hari ini adalah menerjemahkan makna “Pahlawan” ke dalam berbagai gerak sosial dengan melayani masyarakat, memperkuat pendidikan, memastikan pemerataan dan keadilan.

Pahlawan tak hanya yang gagah bertempur di medan perang, tetapi juga yang gigih memperjuangkan akses pendidikan, kesehatan, dan administrasi publik yang layak untuk seluruh warga.”ucap Fitrayanto,SE ketua komisi C kepada awak media pada peringatan hari Pahlawan 10 November 2025.

Di Kota payakumbuh lanjutnya, dirinya menyoroti satu hal mendasar yang sering terlupakan: data kependudukan yang valid dan layanan publik yang sampai ke akar rumput. Kami mendapati masih banyak warga yang belum mengurus identitasnya secara lengkap, mengalami hambatan ketika mengakses layanan kesehatan atau bantuan sosial karena data yang belum tertata.

Hal semacam ini, meski terlihat administratif, sesungguhnya berhubungan langsung dengan keadilan sosial dan kesempatan yang layak bagi setiap warga. Ketika tema Hari Pahlawan mengajak kita untuk “Membangun Kembali Semangat Pahlawan di Era Modern” (misalnya, sebagai interpretasi), maka mari kita hayati dalam tiga benang besar berikut ini:

Baca Juga :  Komisi C DPRD Kota Payakumbuh bersama Ketua DPRD Kunjungi SDN 54 Padang Tinggi Piliang

Semangat Pelayanan

Mengenang inspirasi dari para pahlawan, kita harus hadir sebagai pelayan rakyat: mendengar suara mereka, menjangkau yang tertinggal, memberikan akses yang selama ini sulit dijangkau. Pelayanan publik yang responsif, cepat, adil. Inilah bentuk penghormatan terbaik kepada para pahlawan.

Semangat Kebersamaan

Pahlawan bangsa berjuang bersama tidak sendiri. Hari ini, juga kita dipanggil untuk membangun solidaritas sosial: antar-warga, antar-kelompok, antar-generasi. Bukan hanya bicara hak, tetapi tanggung-jawab bersama agar masyarakat tidak ada yang tertinggal.

Semangat Keberlanjutan Aksi

“Pengabdian pahlawan tidak berhenti setelah perang usai, banyak dari mereka memperjuangkan pendidikan, kesejahteraan, pembangunan daerah. Tantangan kita kini adalah mewarisi komitmen itu, pembangunan yang berkelanjutan, sumber daya manusia yang unggul, dan sistem yang adil. Bukan sekadar hari ini ramai, lalu besok lupa.”tegasnya.

Baca Juga :  Sambut Bulan Ramadhan, Wawako Payakumbuh Pimpin Langsung Pembersihan Pasar Ibuh

Untuk warga kota payakumbuh dan seluruh Indonesia, saya mengajak, gunakan momentum ini bukan hanya untuk mengenang, tetapi untuk bertindak. Tanyakan pada diri kita: Apa arti menjadi “pahlawan kecil” dalam kehidupan sehari-hari saya? Mungkin dengan membantu tetangga yang kesulitan, memastikan anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak, atau turut memudahkan akses layanan publik di lingkungan kita.

Kepada generasi muda, tugas besar ada pada kalian. Jangan hanya melihat “Pahlawan” sebagai figur lampau, tetapi sebagai teladan nilai yang bisa dipraktikkan: keberanian, pengorbanan, kerja keras, dan keadilan. Jadilah pahlawan di ruang dan zamanmu sendiri.

Akhir kata, saya mengucapkan selamat Hari Pahlawan. Semoga kita semua mampu menyalakan kembali api pengabdian dan tanggung-jawab sosial dalam tindakan nyata hari ini, bukan sekadar dalam kata-kata, tetapi dalam langkah‐kiriman yang nyata menuju masyarakat yang lebih adil, makmur, dan manusiawi. (rdk/rb)

Berita Terkait

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode
Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:26 WIB

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

19 Anggota PWI Muda Luak Limopuluah Dukung Penuh Aspon Dedi Dua Periode

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:26 WIB

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB