Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

- Editor

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH – Aksi konvoi sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga membawa berbagai jenis senjata tajam dan sempat viral di media sosial mendapat perhatian dari anggota DPRD Kota Payakumbuh, Afviandi, S.Pt., Datuak Itam.

Menanggapi peristiwa tersebut, Selasa (3/11/2026), Afviandi meminta aparat keamanan dan Pemerintah Kota Payakumbuh tidak menganggap persoalan ini sebagai kejadian biasa. Menurutnya, aksi konvoi yang disertai dugaan membawa senjata tajam hingga adanya informasi penyerangan terhadap warga telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar meningkatkan pengawasan serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap aktivitas kelompok yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.

Baca Juga :  Miliki Narkotika Jenis Sabu, Warga Tigo Koto Dibaruah Ditangkap Polisi

Menurutnya, upaya menjaga keamanan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah melalui perangkat terkait sesuai tugas dan kewenangannya.

“Pemko melalui Satpol PP harus ikut mengambil peran. Jangan sampai masyarakat merasa tidak aman ketika beraktivitas, terutama pada malam hingga dini hari. Pengawasan dan patroli perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang,” demikian poin tanggapan yang disampaikan dalam menyikapi persoalan tersebut.

Baca Juga :  Bupati Safni Sampaikan RPP APBD 2024, Anggota DPRD Minta Bagikan LHP BPK-RI atas LKPD 2024

Afviandi juga berharap adanya koordinasi yang lebih intensif antara Pemko Payakumbuh, Satpol PP, kepolisian, serta unsur masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Ia menegaskan bahwa jalanan umum harus menjadi ruang yang aman bagi seluruh masyarakat, bukan tempat untuk melakukan aksi konvoi yang membahayakan pengguna jalan maupun warga lainnya.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah preventif, sementara dugaan tindak pidana yang terjadi tetap menjadi kewenangan aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.(rio)

Berita Terkait

Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan
Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet
Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Tokoh Muda Eko Cahyadi Gabung PPP, Fitrayanto Sambut Hangat Momentum Baru Politik Payakumbuh
Hafis Alfarisi, S.H.: Menjadi Pengacara Bukan Sekadar Tarif Perkara, Moralitas dan Keadilan Harus Diutamakan
Fitrayanto Sampaikan Kabar Gembira, Guru TPA/MDA dan Garin Masjid Payakumbuh Direncanakan Terima Insentif pada 2027
Touring Pejabat Payakumbuh di Jam Kerja Makan Korban Jiwa, Publik Desak Walikota Beri Sanksi Tegas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:45 WIB

Viral Konvoi Geng Motor Bawa Senjata Tajam, Afviandi Datuak Itam Minta Pemko Payakumbuh Turun Tangan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Perumda Tirta Sago Klarifikasi Isu Pelibatan Kejaksaan dalam Penagihan Tunggakan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Gienno Soundana Borong Empat Medali di Malaysia, Wali Kota Payakumbuh Instruksikan Disparpora Lebih Proaktif Dampingi Atlet

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Lantik 114 Pejabat, Zulmaeta Tegaskan Trilogi Zuzema: Jujur, Loyal, dan Profesional Jadi Harga Mati Birokrasi Payakumbuh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan

Berita Terbaru