Dari India ke Danantara, Petani Gambir Masih Menunggu: Jangan-Jangan Cuma Jalan-Jalan Berbungkus Perjuangan!

- Editor

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA — Perjalanan Bupati Safni ke India yang sebelumnya diharapkan membuka peluang bagi komoditas gambir, kini kembali menjadi sorotan setelah pemerintah daerah melakukan pertemuan dengan pihak Danantara di Jakarta. Masyarakat pun mempertanyakan sejauh mana rangkaian upaya tersebut membuahkan hasil nyata bagi petani gambir.

Dalam pertemuan bersama Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, di Wisma Danantara, Selasa (20/10/2026), Bupati Safni menyampaikan potensi produksi gambir Lima Puluh Kota yang diperkirakan mencapai 18.000 ton per tahun. Pertemuan itu menghasilkan arahan agar PT Perkebunan Nusantara (PTPN) turun langsung ke daerah untuk membahas pembenahan sektor gambir dari hulu hingga hilir.

Rencana tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk memperkuat pengolahan dan pemasaran gambir. Namun, publik menilai hasil akhirnya tetap harus diukur dari manfaat yang dirasakan petani, bukan sekadar pertemuan dan pernyataan optimistis.

Baca Juga :  Temuan BPK Rp. 324,1 Juta Di Perjalanan Dinas DPRD Lima Puluh Kota

“Alah pai pulo ka India, indak juo jaleh hasilnyo. Kini Danantara pulo lai. Mudah-mudahan sajo indak jadi harapan hampa,” ujar seorang warga dengan nada menyindir.

(Sudah pergi pula ke India, belum juga jelas hasilnya. Kini Danantara pula. Mudah-mudahan saja kali ini tidak kembali menjadi harapan hampa.)

Komentar tersebut mencerminkan pertanyaan yang perlu dijawab pemerintah daerah: apa hasil konkret perjalanan ke India, dan bagaimana tindak lanjutnya hingga saat ini?

Jika perjalanan dinas menggunakan anggaran publik, masyarakat berhak mengetahui tujuan, hasil, serta manfaat yang diperoleh. Transparansi diperlukan agar setiap agenda pemerintah dapat dievaluasi secara objektif dan tidak berhenti pada pemberitaan.

Dengan ribuan pelaku usaha yang bergantung pada gambir, persoalan ini menyangkut mata pencaharian masyarakat. Petani membutuhkan kepastian pasar, harga yang lebih baik, akses pengolahan, serta rantai perdagangan yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah tersebut.

Baca Juga :  Ada Festival Makan Durian Basamo di CFD Padang Besok, Gratis!

Karena itu, rencana pelibatan PTPN perlu ditindaklanjuti dengan target yang jelas, jadwal pelaksanaan, dan perkembangan yang dapat dipantau publik. Pemerintah juga perlu menjelaskan capaian maupun kendala dari upaya sebelumnya agar masyarakat tidak terus menunggu tanpa kepastian.

Kini, setelah India dan Danantara, masyarakat menunggu pembuktian. Apakah langkah ini akan membawa perubahan nyata bagi petani gambir Lima Puluh Kota, atau kembali menjadi rencana yang belum terwujud?

Sebab, keberhasilan perjuangan gambir bukan diukur dari jauhnya perjalanan atau banyaknya pertemuan, melainkan dari hasil yang benar-benar dirasakan petani.(rio)

Berita Terkait

Hari Santri Nasional 2026, Bisron Hadi: Ilmu dan Integritas Jadi Fondasi Generasi Masa Depan
Ferizal Ridwan Pimpin PERSIS Lima Puluh Kota 2026–2030, Perkuat Konsolidasi Dakwah dan Sosial
KORPRI Kabupaten Lima Puluh Kota Peduli Bencana Kabut Asap, Bagikan Masker Gratis Bersama BPBD, TNI dan POLRI.
Cegah Kenakalan Remaja dan Narkoba, Kapolres 50 Kota Bangun Sinergi dengan Dunia Pendidikan
Tragedi Puncak Robo dan Alarm Keras bagi Pemkab Limapuluh Kota: Pariwisata Bukan Sekadar Promosi
Kabut Asap Kian Pekat, Dodi Arestu Desak Pemkab Lima Puluh Kota Pertimbangkan Sekolah Daring
Aulia Efendi Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan, Gerakan Tanam Pohon Digelar di Tigo Selo Harau
Udara Makin Tak Sehat, Beni Murdani Desak Bupati Lima Puluh Kota Ambil Langkah Tegas

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Bisron Hadi: Ilmu dan Integritas Jadi Fondasi Generasi Masa Depan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Ferizal Ridwan Pimpin PERSIS Lima Puluh Kota 2026–2030, Perkuat Konsolidasi Dakwah dan Sosial

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:03 WIB

KORPRI Kabupaten Lima Puluh Kota Peduli Bencana Kabut Asap, Bagikan Masker Gratis Bersama BPBD, TNI dan POLRI.

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Cegah Kenakalan Remaja dan Narkoba, Kapolres 50 Kota Bangun Sinergi dengan Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Tragedi Puncak Robo dan Alarm Keras bagi Pemkab Limapuluh Kota: Pariwisata Bukan Sekadar Promosi

Berita Terbaru

PAYAKUMBUH

Afviandi Gaungkan Semangat Santri: Jaga Persatuan, Bangun Negeri

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:02 WIB