Kabut Asap Pekat Mengancam Kesehatan, Afviandi Dt. Itam Minta Warga Payakumbuh Waspada

- Editor

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Anggota DPRD Kota Payakumbuh, Afviandi, S.Pt., Dt. Itam, mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk paparan asap.

Afviandi yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Payakumbuh dan Ketua DPC PKB Kota Payakumbuh itu menegaskan, masyarakat tidak boleh mengabaikan kondisi udara yang dipenuhi kabut asap. Langkah pencegahan perlu dilakukan untuk melindungi kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia (lansia), dan warga yang memiliki gangguan saluran pernapasan.

Baca Juga :  Perubahan APBD Payakumbuh 2026 Naik Rp139,45 Miliar, DPRD Dorong Penguatan PAD

“Kita meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, kurangi kegiatan di luar ruangan jika kondisi udara memburuk, dan jaga kesehatan dengan memperbanyak minum air putih,” tegas Afviandi.

Ia mengingatkan, paparan asap dapat memicu gangguan pernapasan. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh gejala kesehatan yang muncul selama kondisi kabut asap berlangsung.

“Jika mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, atau keluhan kesehatan lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan menunggu sampai kondisi semakin parah,” ujarnya.

Selain langkah perlindungan diri, Afviandi menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Ia mengingatkan warga agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut berisiko memicu kebakaran yang lebih luas dan memperburuk pencemaran udara.

Baca Juga :  Sesuai Rencana Awal, Andre: Pembangunan Jalan Tol Akan Dilanjutkan Seksi Sicincin-Bukittinggi

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepatnya.

“Pencegahan karhutla harus menjadi tanggung jawab bersama. Jangan membakar lahan, segera laporkan jika menemukan titik api, dan saling mengingatkan untuk menjaga lingkungan. Kita tidak ingin kabut asap semakin parah dan kesehatan masyarakat menjadi taruhannya,” pungkasnya.(rio)

Berita Terkait

Polisi Periksa 6 Saksi Kebakaran Blok Timur Payakumbuh, Penyebab Masih Diselidiki
Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan, Irmaizar Imbau Warga Payakumbuh Waspada
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar, Sasar Ratusan Kelompok
Kebakaran Los Batiah Hanguskan 24 Petak Dagangan, Pemko Payakumbuh Siapkan Bantuan bagi Pedagang
Dramatis! Payakumbuh Tekuk Sawahlunto 2-1, Emas Sepak Bola Porprov XVI Diraih Lewat Extra Time
Ariq Saputra Sumbang Emas untuk Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Beri Bonus Kejutan
Zulmaeta Optimistis Payakumbuh Capai Target 40 Emas Porprov Sumbar 2026, Bonus Atlet Disiapkan
Fernando Ibrahim Sumbang Emas, Balap Sepeda Payakumbuh Borong Tiga Medali di Porprov Sumbar 2026

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Polisi Periksa 6 Saksi Kebakaran Blok Timur Payakumbuh, Penyebab Masih Diselidiki

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Kabut Asap Pekat Mengancam Kesehatan, Afviandi Dt. Itam Minta Warga Payakumbuh Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan, Irmaizar Imbau Warga Payakumbuh Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar, Sasar Ratusan Kelompok

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dramatis! Payakumbuh Tekuk Sawahlunto 2-1, Emas Sepak Bola Porprov XVI Diraih Lewat Extra Time

Berita Terbaru