Payakumbuh, – Aspon Dedi yang akrab disapa Popon kembali terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Payakumbuh–Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2026–2029. Kemenangan tersebut memastikan dirinya melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua setelah unggul dalam Konferensi PWI yang digelar Minggu (27/9/2026) di Aula Balai Kota Payakumbuh.
Dalam pemilihan tersebut, Aspon Dedi berhasil meraup 13 suara, mengungguli pesaingnya, Syamsir Wandi, calon nomor urut 1, yang memperoleh 7 suara dari total 20 suara sah anggota pemilih, termasuk anggota yang memberikan mandat karena berhalangan hadir.
Konferensi yang berlangsung dalam suasana demokratis itu turut dihadiri Ketua, Sekretaris, Bendahara, pengurus, serta Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi Sumatera Barat.
Sebelumnya, panitia pemilihan telah menetapkan tiga kandidat yang memenuhi persyaratan untuk memperebutkan kursi Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota periode 2026–2029. Namun, satu kandidat, Syafri Ario, menyatakan mengundurkan diri saat Sidang Pleno III yang membahas penyampaian visi dan misi calon ketua.
Ketua Panitia Pemilihan sekaligus Ketua Pelaksana Konferensi, M. Farhan Farido, membenarkan bahwa seluruh rangkaian konferensi dan proses pemilihan telah selesai dilaksanakan.
“Ya, pemilihan atau Konferensi PWI Payakumbuh–Kabupaten Lima Puluh Kota telah selesai kita gelar. Dari tiga calon ketua yang telah ditetapkan, satu di antaranya menyatakan mundur. Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 meraih 7 suara, sedangkan calon nomor urut 2 memperoleh 13 suara,” ujar Farhan.
Kemenangan Aspon Dedi disambut sukacita oleh puluhan anggota PWI yang hadir, terutama kalangan anggota muda. Hasil konferensi tersebut sekaligus menandai kepercayaan anggota kepada Popon untuk kembali menakhodai organisasi wartawan di Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Salah seorang anggota muda PWI, Ikhlasul Ihsan, menyampaikan rasa syukur atas terpilihnya kembali Aspon Dedi. Ia berharap kepemimpinan periode kedua tersebut mampu membawa organisasi semakin maju, solid, dan profesional.
“Alhamdulillah, ketua (Popon) kembali memimpin PWI ke depannya. Tentu kita berharap PWI semakin baik, semakin kompak, dan mampu meningkatkan kualitas serta profesionalisme wartawan. Lanjutkan dua periode,” ujar Ihsan, yang diamini sejumlah anggota muda PWI lainnya.
Terpilihnya kembali Aspon Dedi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kapasitas dan kompetensi wartawan, serta menjaga marwah PWI sebagai organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia.
Dengan berakhirnya konferensi tersebut, kepemimpinan PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota periode 2026–2029 resmi dipercayakan kembali kepada Aspon Dedi untuk melanjutkan program organisasi dan memperkuat solidaritas antaranggota.









