PAYAKUMBUH – Aspon Dedi kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Payakumbuh–Kabupaten Limapuluh Kota untuk masa bakti 2026–2029. Ia terpilih dalam Konferensi PWI Payakumbuh–Limapuluh Kota Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Josrizal Zain Lantai III Balai Kota Payakumbuh, Minggu (27/9/2026).
Dalam pemilihan yang diikuti 20 pemilik hak suara tersebut, Aspon Dedi berhasil meraih mandat untuk kembali menakhodai organisasi wartawan tertua di Indonesia itu selama tiga tahun ke depan.
Konferensi tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga momentum evaluasi organisasi, penyusunan program kerja, serta penguatan profesionalisme dan integritas wartawan di wilayah Luak Limopuluah.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengapresiasi pelaksanaan konferensi tersebut. Ia berharap kepengurusan baru PWI mampu memperkuat profesionalisme wartawan sekaligus meningkatkan kontribusi pers dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pers memiliki peran yang sangat strategis sebagai pilar keempat demokrasi. Kehadiran wartawan tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen kontrol sosial, pendorong kemajuan daerah, dan penyambung lidah masyarakat,” kata Zulmaeta.
Menurutnya, tema konferensi “Wartawan Beretika, PWI Berintegritas” sangat relevan dengan tantangan dunia pers di tengah derasnya arus informasi digital. Kecepatan dalam menyampaikan berita, katanya, harus tetap diimbangi dengan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab jurnalistik.
“Wartawan yang beretika akan menghasilkan produk jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan berimbang, sehingga mampu mencerdaskan masyarakat dan menangkal berita hoaks,” ujarnya.
Zulmaeta juga menegaskan bahwa kritik dan masukan dari media merupakan bagian penting dalam mengevaluasi kinerja pemerintah. Karena itu, ia berharap insan pers terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dengan mengedepankan fakta dan pemberitaan yang konstruktif.
“Kami menyadari bahwa kritik dan masukan melalui media adalah hal yang wajar dan sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi pemerintah,” ungkapnya.
Ia berharap kepengurusan PWI yang baru dapat membangun kemitraan yang sehat dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.
“Pemko Payakumbuh akan selalu terbuka dan siap bersinergi, menjalin kemitraan yang positif dengan rekan-rekan media demi mewujudkan pembangunan Kota Payakumbuh yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan konferensi diawali dengan pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang diikuti 46 peserta. Para peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan selanjutnya resmi menjadi anggota PWI Sumatera Barat.
Menurut Widya, konferensi tersebut bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan juga menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan program kerja, serta meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
“Konferensi ini bukan sekadar agenda pemilihan pengurus untuk masa bakti tiga tahun tingkat kabupaten/kota, melainkan momentum untuk evaluasi, penyusunan program kerja masa depan, dan penguatan komitmen profesionalisme pers,” katanya.
Widya menekankan pentingnya bagi wartawan untuk bekerja cepat tanpa mengesampingkan prinsip akurasi, keberimbangan, independensi, serta manfaat pemberitaan bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa PWI harus terus menjadi wadah peningkatan kompetensi wartawan sekaligus menjaga marwah dan kehormatan profesi jurnalistik.
Lebih lanjut, Widya mengajak seluruh anggota PWI Payakumbuh–Limapuluh Kota untuk menjaga persatuan dan soliditas organisasi setelah konferensi. Perbedaan pilihan dalam proses pemilihan, menurutnya, hendaknya tidak mengganggu kebersamaan dan kepentingan organisasi.
“Siapa pun yang terpilih memimpin PWI Payakumbuh dan Limapuluh Kota harus didukung penuh demi kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi atau kelompok,” pungkasnya.
Terpilihnya kembali Aspon Dedi diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan program organisasi, memperkuat soliditas anggota, serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan PWI Payakumbuh–Limapuluh Kota dalam menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi dan kontrol sosial di tengah masyarakat.









