Wawako Payakumbuh: Kuasai Bahasa Internasional untuk Hadapi Persaingan Global

- Editor

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan pentingnya mempersiapkan kompetensi global anak sejak dini untuk menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan dunia yang semakin dinamis. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Launching Kelas Bilingual sekaligus Tasyakuran Pelepasan Siswa Angkatan ke-7 SDS IT IPHI Kota Payakumbuh di Ballroom Hotel UNP Payakumbuh, Rabu (17/6/2026).

Di hadapan jajaran Dinas Pendidikan, pengurus Yayasan Jamiatul Hujjaj IPHI, tenaga pendidik, serta ratusan orang tua siswa, Elzadaswarman menilai dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung sangat cepat, terutama di era digital dan kemajuan teknologi saat ini.

Menurutnya, lembaga pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga perlu membekali peserta didik dengan kemampuan yang relevan untuk menghadapi tantangan global di masa depan.

“Perubahan semakin cepat sekarang. Kita dituntut untuk mampu mengimbangi kecepatan perkembangan teknologi ini demi masa depan anak-anak kita. Ini adalah tantangan nyata dalam menghadapi era digitalisasi,” katanya.

Ia mengapresiasi langkah SDS IT IPHI Payakumbuh yang meluncurkan program Kelas Bilingual sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas daya saing peserta didik di tingkat nasional maupun global. Program tersebut dinilai menjadi salah satu ikhtiar menyiapkan generasi muda yang mampu beradaptasi dan berkompetisi di tingkat internasional.

Baca Juga :  Jelang Muktamar X, PPP Payakumbuh Harap Ketum Baru Bawa Partai Comeback ke Senayan

Langkah SDS IT IPHI meluncurkan kelas bilingual dinilai sejalan dengan perhatian Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan budaya lokal.

Elzadaswarman berpesan agar para siswa terus meningkatkan kemampuan berbahasa asing sebagai bekal memasuki dunia yang semakin terhubung tanpa batas.

“Zaman sudah sangat maju dan berkembang. Saya berpesan kepada anak-anak kita, minimal kuasailah dua bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris dan bahasa China. Penguasaan bahasa ini adalah kunci utama agar generasi muda kita kelak bisa ambil andil dan bersaing di dunia global, bukan sekadar menjadi penonton,” ujarnya.

Menurutnya, penguasaan bahasa asing akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk mengakses ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan, serta kesempatan kerja yang lebih luas pada masa mendatang.

Manfaat tersebut tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga masyarakat secara luas karena akan melahirkan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi perubahan zaman, mampu bersaing di tingkat global, serta berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

Ia juga menegaskan bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan saat ini adalah investasi di bidang pendidikan dan pengembangan karakter anak. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

Baca Juga :  DPRD Kota Payakumbuh dan Pj Walikota Raker Bahas Pengelolaan Sampah dan PKL

“Keseimbangan yang berkesinambungan sangat perlu kita tingkatkan agar anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang mengharumkan nama daerah kelak. Mulai dari sekarang, kita harus bergerak ekstra meningkatkan segala indeks indikator pencapaian menuju Indonesia Emas 2045. Siapkan mereka dari detik ini untuk menerima estafet pembangunan bangsa, khususnya di Kota Payakumbuh yang kita cintai ini,” katanya.

Selain menjadi momentum pelepasan siswa angkatan ke-7, kegiatan tersebut juga menjadi ajang menampilkan kreativitas dan kepercayaan diri peserta didik melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya, mulai dari Tari Pasambahan, pembacaan Wahyu Ilahi, pantomim, fashion show, pembacaan puisi, paduan suara, hingga penampilan mendongeng, Tari Zapin Melayu, dan Tari Cewang.

Rangkaian kegiatan berlangsung semarak dan mendapat apresiasi dari para orang tua yang hadir. Melalui program kelas bilingual dan penguatan karakter yang diterapkan sekolah, diharapkan lahir generasi muda Payakumbuh yang berakhlak, berprestasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(*)

Berita Terkait

Wali Kota Zulmaeta Lantik 17 ASN, Perkuat Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemerintahan di Payakumbuh
Wawako Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan
Wali Kota Zulmaeta dan Kapolres Payakumbuh Perkuat Sinergi, Dukung Penerapan ETLE
Dari Balik Kemudi Menuju Balik Pena, Aweng Tetap Teguh Meski Dihujat
Terekam CCTV, Satreskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pembobol Kedai Harian
Payakumbuh Lestarikan Tradisi Mauluan Bogheh, Perkuat Jati Diri Budaya Minangkabau
Wali Kota Zulmaeta Dorong Peternakan Kambing Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat
Wirman Putra: Kebangkitan Tradisi Adat Bentengi Generasi Muda dari Pengaruh Negatif Era Digital

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:54 WIB

Wali Kota Zulmaeta Lantik 17 ASN, Perkuat Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Pemerintahan di Payakumbuh

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:50 WIB

Wawako Payakumbuh Ajak Siswa MTsN 1 Perkuat Iman, Cegah Bullying, dan Peduli Lingkungan

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Wali Kota Zulmaeta dan Kapolres Payakumbuh Perkuat Sinergi, Dukung Penerapan ETLE

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:18 WIB

Dari Balik Kemudi Menuju Balik Pena, Aweng Tetap Teguh Meski Dihujat

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Terekam CCTV, Satreskrim Polres Payakumbuh Ringkus Terduga Pembobol Kedai Harian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page