Afviandi Dorong Penguatan Ekonomi Daerah dan Peningkatan Layanan Publik di Kota Payakumbuh

- Editor

Senin, 8 Juni 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH — Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, Afviandi, S.Pt, Dt. Itam, menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan sektor ekonomi daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Payakumbuh.

Sebagai pimpinan di Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, Afviandi aktif terlibat dalam berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan perekonomian daerah, perdagangan, pertanian, serta penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurutnya, sektor-sektor tersebut merupakan penopang utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Fokus pada Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Dalam sejumlah kegiatan kerja dan kunjungan lapangan, Komisi B DPRD Kota Payakumbuh memberikan perhatian pada pengembangan ekonomi kerakyatan, terutama berbasis pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah optimalisasi Terminal Agribisnis Kota Payakumbuh yang dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat distribusi hasil pertanian.

Afviandi menilai fasilitas tersebut perlu dimaksimalkan agar memberikan dampak nyata bagi petani, pedagang, dan pelaku usaha lokal.

Baca Juga :  Pengerjaan Betonisasi Jalan paket 1 DBH Sawit Di Nagari Galugua Rampung Capai 100 Persen

“Potensi Kota Payakumbuh sangat besar, terutama di sektor pertanian dan perdagangan. Namun, potensi ini harus dikelola dengan baik melalui kolaborasi semua pihak agar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan ekonomi daerah, termasuk digitalisasi sistem perdagangan dan perluasan akses pasar bagi produk lokal agar mampu bersaing lebih luas.

Evaluasi Kinerja BUMD dan Pelayanan Publik

Selain sektor ekonomi, Komisi B DPRD Kota Payakumbuh juga rutin melakukan evaluasi terhadap kinerja BUMD, salah satunya Perumda Air Minum Tirta Sago. Evaluasi dilakukan melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk memastikan pelayanan publik, khususnya distribusi air bersih, berjalan optimal dan merata.

Afviandi menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi perbaikan layanan publik.

“Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh layanan publik berjalan dengan baik. Jika terdapat kendala di lapangan, harus segera dicari solusi agar masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Karangan Bunga “Pelantikan” Direktur PDAM Tirta Sago Viral, Plt Mengaku Tak Tahu

Dorongan Sinergi Antar-Stakeholder

Afviandi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, BUMD, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.

Ia mendorong agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam pelayanan publik.

“Sinergi adalah kunci. Kita ingin semua pihak bergerak bersama untuk membangun Payakumbuh yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.

Komitmen Pengawasan untuk Pembangunan Daerah

Komisi B DPRD Kota Payakumbuh berkomitmen untuk terus memperkuat fungsi pengawasan dan penganggaran demi memastikan kebijakan pemerintah daerah tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Afviandi menegaskan bahwa dirinya bersama anggota Komisi B lainnya akan terus mengawal setiap kebijakan agar pembangunan daerah berjalan efektif dan berkelanjutan.(rio)

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru