Ribuan Pesepeda Meriahkan Gowes Silaturahmi Adventure 2026 di Payakumbuh

- Editor

Senin, 8 Juni 2026 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Ribuan pesepeda dari berbagai daerah di Sumatera Barat, Riau, Jambi, hingga Sumatera Utara memadati Kota Payakumbuh untuk mengikuti Gowes Silaturahmi Adventure (GSA) 2026 yang digelar oleh Asosiasi Sepeda Rekreasi Indonesia (ASRI) dalam rangka memperingati hari jadi organisasi tersebut yang ke-5.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman secara resmi melepas peserta di kawasan Tugu Kudo, Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Minggu (7/6/2026), sebelum menempuh rute sejauh 25 kilometer yang melintasi sejumlah kawasan perkotaan, permukiman, hingga ruang terbuka publik di kota tersebut.

Elzadaswarman mengapresiasi konsistensi ASRI dalam mengampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga rekreasi sekaligus membangun silaturahmi antarkomunitas dan antarwilayah.

“Selamat ulang tahun ke-5 untuk ASRI. Pemerintah Kota Payakumbuh mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Kehadiran ribuan pesepeda dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus memperkenalkan potensi daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerindra Kritik Keras LPP APBD 2025, Ubetra Syandra: Jangan Berlindung di Balik WTP Saat Fiskal Daerah Masih Lemah

Menurutnya, kegiatan olahraga berbasis komunitas tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap pergerakan ekonomi lokal melalui meningkatnya kunjungan peserta dan wisatawan ke Kota Payakumbuh.

Ia mengatakan, kehadiran peserta dari berbagai provinsi turut memperkuat posisi Payakumbuh sebagai salah satu tujuan kegiatan olahraga rekreasi dan wisata komunitas di wilayah Sumatera.

“Kegiatan seperti ini memberikan efek berantai bagi masyarakat. Sektor kuliner, penginapan, usaha mikro, hingga destinasi wisata lokal ikut merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan ke daerah,” katanya.

Selain menjadi ajang olahraga, GSA 2026 juga dimanfaatkan peserta untuk menikmati sejumlah ikon kota dan panorama lingkungan yang dilalui sepanjang perjalanan. Rute yang disiapkan panitia menghubungkan kawasan perkotaan, bantaran sungai, pusat pelayanan publik, hingga kawasan permukiman yang menjadi bagian dari wajah Kota Payakumbuh.

Baca Juga :  Kasat Pol PP Payakumbuh Jalin Silaturahmi Bersama Insan Pers

Elzadaswarman mengingatkan seluruh peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga ketertiban selama mengikuti kegiatan.

“Jaga keselamatan, hormati pengguna jalan lain, dan tunjukkan semangat kebersamaan selama mengikuti kegiatan ini. Kami berharap para peserta dapat menikmati keindahan serta keramahan masyarakat Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Ketua panitia menyebutkan bahwa GSA 2026 menjadi salah satu kegiatan terbesar yang pernah diselenggarakan ASRI sejak berdiri lima tahun lalu. Hal tersebut ditandai dengan tingginya partisipasi komunitas sepeda dari berbagai daerah.

Kegiatan ditutup di GOR M. Yamin dengan hiburan serta pengundian berbagai hadiah bagi peserta yang berhasil menyelesaikan rute yang telah ditetapkan panitia.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat gaya hidup sehat masyarakat, mempromosikan potensi daerah, serta mengembangkan sport tourism yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.(rio)

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru