Dua Inovasi Pelajar Payakumbuh Lolos Final TTG Sumbar 2026

- Editor

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Kota Payakumbuh kembali menorehkan prestasi di bidang inovasi dengan meloloskan dua karya pelajar ke babak final Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Capaian ini melanjutkan tradisi prestasi daerah tersebut yang dalam lima tahun terakhir konsisten meraih gelar juara tingkat provinsi dan pernah mewakili Sumatera Barat pada Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional Tahun 2024.

Dua inovasi yang berhasil melaju ke tahap penilaian tingkat provinsi setelah melalui proses seleksi pada Kamis (4/6/2026) tersebut adalah SAVIOR (Smart Agriculture Vision Observer and Responder) karya siswa SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah pada kategori Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna, serta INOCER (Intelligence Food Composition Checker and Recommendation) karya siswa SMP Islam Raudhatul Jannah pada kategori Teknologi Tepat Guna.

Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Payakumbuh sebagai salah satu daerah dengan ekosistem inovasi pelajar yang berkembang di Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Usama Putra, mengapresiasi capaian para pelajar Payakumbuh yang dinilai mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Konsolidasikan Penanganan Kebakaran Ruko Karpet di Pasar Blok Timur

“Payakumbuh keren. Rawat inovasi-inovasi ini serta anak-anak kita agar terus berpikir intelektual,” ujar Yozarwardi saat kegiatan penilaian di Payakumbuh, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, munculnya berbagai inovasi dari kalangan pelajar menunjukkan bahwa budaya riset, kreativitas, dan kemampuan memecahkan persoalan telah tumbuh dengan baik di daerah tersebut. Ia menilai pembinaan yang berkelanjutan perlu terus dilakukan agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh, Syafwal, mengatakan pemerintah daerah melakukan penjaringan dan seleksi secara bertahap sebelum menetapkan inovasi yang diikutsertakan pada kompetisi tingkat provinsi.

“Dalam usulan inovasi ini kami melakukan penjaringan dan seleksi yang matang. Inovasi yang dipilih juga selaras dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam mendukung misi ketahanan pangan nasional,” katanya.

Ia menjelaskan, SAVIOR dirancang untuk membantu pemantauan dan respons terhadap kondisi pertanian secara lebih efektif melalui pemanfaatan teknologi. Sementara itu, INOCER merupakan sistem cerdas yang mampu memeriksa komposisi pangan sekaligus memberikan rekomendasi kepada pengguna.

Baca Juga :  DPRD Payakumbuh Setujui Pencabutan Perda RDTR 2018–2038, Tunggu Evaluasi Gubernur

Menurut Syafwal, kedua inovasi tersebut menunjukkan kemampuan generasi muda Payakumbuh dalam mengembangkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan saat ini.

Koordinator Inovasi Kota Payakumbuh, Robby Hafanos, mengatakan tim penilai dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan inovasi yang berkembang di daerah.

“Kami berdialog langsung dengan Kepala DPMD Sumbar dan beliau menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan inovasi daerah, mulai dari fasilitasi hak kekayaan intelektual hingga promosi produk inovasi bagi pemenang kompetisi,” ujarnya.

Robby berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Payakumbuh untuk terus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

“Mudah-mudahan capaian ini menjadi energi positif bagi generasi muda, baik milenial maupun Gen Z, agar lebih responsif terhadap persoalan di sekitarnya dan mampu menjadi problem solver melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Keberhasilan meloloskan dua inovasi sekaligus ke babak final kompetisi tingkat provinsi semakin memperpanjang catatan prestasi Payakumbuh sebagai salah satu daerah dengan ekosistem inovasi pelajar yang berkembang di Sumatera Barat.

Berita Terkait

Dana Talangan Rp593,5 Juta Baru Dikembalikan Setelah Diperiksa, Di Mana Pengawasan Selama Ini?
Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Gerakan Payakumbuh Resik pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
Payakumbuh Selangkah Lagi Terapkan Manajemen Talenta ASN, BKN Apresiasi Kesiapan Daerah
Payakumbuh Wakili Sumbar dalam Penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi 2026
Nil Maizar Resmi Kembali Tangani Semen Padang FC untuk Liga 2 Musim 2026/2027
Perubahan Perda Tirta Sago Mulai Dibahas, DPRD Soroti Tata Kelola dan Pelayanan Air
Pemko Payakumbuh Usulkan Perubahan Perda Perumda Tirta Sago untuk Perkuat Pelayanan Air Bersih
Pemko Payakumbuh Gelar PORSENI TK 2026, Wadah Pengembangan Karakter dan Kreativitas Anak Usia Dini

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:13 WIB

Dana Talangan Rp593,5 Juta Baru Dikembalikan Setelah Diperiksa, Di Mana Pengawasan Selama Ini?

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:32 WIB

Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Gerakan Payakumbuh Resik pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:57 WIB

Payakumbuh Selangkah Lagi Terapkan Manajemen Talenta ASN, BKN Apresiasi Kesiapan Daerah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:49 WIB

Payakumbuh Wakili Sumbar dalam Penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:06 WIB

Nil Maizar Resmi Kembali Tangani Semen Padang FC untuk Liga 2 Musim 2026/2027

Berita Terbaru