Pemko Payakumbuh Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Agama, 13 Santri Tahfiz dan 32 Santri MTs Syekh Ibrahim Harum Diwisuda dan Dilepas

- Editor

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis agama. Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman saat menghadiri Wisuda Tahfiz dan Pelepasan Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum di Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (12/05/2026).

Dalam sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Wali Kota Zulmaeta menempatkan pendidikan agama dan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Payakumbuh.

“Kehadiran hafiz dan hafizah ini bukan hanya tentang prestasi akademik, tetapi juga menjaga keberkahan di Kota Payakumbuh. Kita membutuhkan generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap rendah hati dengan tuntunan Al-Qur’an,” ujar Elzadaswarman.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran pondok pesantren yang konsisten membina generasi muda. Pada kesempatan tersebut, Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum mewisuda 13 santri program tahfiz Al-Qur’an dan melepas 32 santri kelas IX MTs yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.

“Mewakili Wali Kota dan jajaran Pemko Payakumbuh, kami mengucapkan selamat kepada 13 santri yang telah menyelesaikan program tahfiz. Ini bukan sekadar wisuda, tetapi keberhasilan menjaga kalam Allah di tengah kesibukan belajar. Kepada 32 santri kelas IX yang kami lepas, kalian adalah calon pemimpin masa depan Payakumbuh,” katanya.

Baca Juga :  Dasa Wisma Anggrek 1 Payakumbuh Tampil Unggul di Penilaian Provinsi Sumbar

Elzadaswarman menegaskan, Pemko Payakumbuh akan terus mendukung pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan melalui berbagai program yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

“Pesantren seperti Syekh Ibrahim Harum adalah mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu. Pemko Payakumbuh akan terus bersinergi dengan pesantren dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan hafalan Al-Qur’an,” tambahnya.

Ia juga berpesan kepada para santri agar terus menuntut ilmu dan menjaga akhlak pesantren di manapun melanjutkan pendidikan.

“Jangan lepaskan hafalanmu dan jangan tinggalkan akhlak pesantrenmu. Kalian adalah wajah masa depan Payakumbuh,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, serta pengurus Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum.

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Tekankan Disiplin ASN Usai Libur Idul Fitri

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Zunijar Ibrahim menyampaikan bahwa 32 santri kelas IX telah menyelesaikan seluruh rangkaian ujian madrasah, praktik ibadah, dan ujian kepribadian.

“Mereka sudah kami bekali dengan ilmu agama, keterampilan hidup, dan tentu tadabur Al-Qur’an,” ujarnya.

Terkait wisuda tahfiz, Zunijar menjelaskan bahwa 13 santri tersebut telah melalui proses seleksi ketat mulai dari setoran harian, ujian kenaikan juz, hingga sidang tahfiz di hadapan dewan penguji.

“Tidak semua santri mampu mencapai target hafalan 1 juz, 3 juz, bahkan hingga 5 juz. Mereka adalah putra-putri terbaik yang istiqamah dalam murajaah. Kami berharap mereka menjadi duta Al-Qur’an di mana pun melanjutkan studi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada pondok pesantren.

“Kami mohon maaf jika selama proses pendidikan masih terdapat kekurangan. Semoga ilmu yang diberikan menjadi bekal dunia dan akhirat. Jangan pernah putus silaturahmi dengan pondok pesantren,” tutupnya.

Berita Terkait

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Berita Terbaru