Pemko Payakumbuh Teken MoU dengan Perguruan Tinggi dan BNN, Perkuat SDM dan Perangi Narkoba

- Editor

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dengan sejumlah perguruan tinggi serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh, Selasa (5/5/2026).

Adapun pihak yang terlibat dalam kerja sama tersebut yakni Universitas Fort De Kock Bukittinggi, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Poltekkes Pengadaan Nasional Pekanbaru, serta BNN Kota Payakumbuh.

“Semoga kerja sama ini berjalan dengan baik dan memberikan hasil maksimal, bermanfaat bagi masyarakat, mendorong terciptanya SDM yang unggul dan berintegritas, serta mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba di Kota Payakumbuh,” ujar Zulmaeta.

Baca Juga :  Wali Kota Payakumbuh Terima Penghargaan dari Menteri Hukum, Tegaskan Posbankum Harus Nyata Bantu Masyarakat

Kerja sama dengan perguruan tinggi difokuskan pada penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan inovasi serta program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, kolaborasi dengan BNN Kota Payakumbuh diarahkan pada upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika melalui penguatan program P4GN.

Baca Juga :  Komisi C DPRD Kota Payakumbuh Gelar Rapat Dengan OPD Mitra Kerja, Bahas Program pada APBD 2026, Soroti Penguatan Layanan Pendidikan Dan Kesehatan

Zulmaeta menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari kualitas SDM.

“Suatu daerah tidak akan maju tanpa didukung SDM yang berkualitas. Tanpa ilmu pengetahuan, kita tidak akan mampu berkembang secara optimal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda, sehingga diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, dan bebas dari narkoba,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru