Jakarta — Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, tampil sebagai mentor dalam seminar rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di Gedung Graha Wisesa, Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Dalam forum strategis ini, Rida membimbing dua pejabat Pemko Payakumbuh, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Delni Putra dan Kepala Dinas Pendidikan Nalfira, yang mempresentasikan gagasan perubahan di hadapan tim penguji.
Rida menekankan bahwa proyek perubahan yang diusung harus selaras dengan visi Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, yaitu menghadirkan pemerintahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kita berharap implementasi kedua proyek ini benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Kota Payakumbuh,” tegas Rida.
Dalam paparannya, Nalfira memperkenalkan program “Kelas Bernalar”, strategi untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa Sekolah Dasar sebagai fondasi kualitas SDM masa depan. Sementara Delni Putra mengusung konsep pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, yang menekan beban lingkungan sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah dari hulu.
Rida menyatakan dukungan penuh terhadap kedua gagasan tersebut. Menurutnya, literasi dan numerasi merupakan investasi jangka panjang, sedangkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan membangun kesadaran kolektif masyarakat dan menjaga lingkungan.
PKN Tingkat II berlangsung sejak 2 Maret hingga 12 Juli 2026, diikuti pejabat tinggi pratama dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah se-Indonesia. Pelatihan ini mengangkat tema “Kepemimpinan Adaptif untuk Mewujudkan Organisasi Publik yang Resilien melalui Manajemen Risiko dan Inovasi Pelayanan Publik”, menekankan pentingnya birokrasi yang adaptif, inovatif, dan berdampak nyata.









