Diskusi Gonjong Limo Jadi Panggung Konsolidasi Intelektual Luhak Limo Puluah

- Editor

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang — Komitmen membangun Luhak Limo Puluah kembali ditegaskan dalam Diskusi “Mambangun Kampuang Luhak Limo Puluah” yang digelar dalam rangka Halal Bihalal organisasi Gonjong Limo Kota Padang, Minggu (19/4/2025), di Convention Hall Lantai 4 UNP Hotel, Kota Padang.

Forum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan kepala daerah, akademisi, tokoh perantau, hingga pemangku kepentingan dalam satu meja dialog untuk membahas arah pembangunan kawasan Luhak Limo Puluah.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan perantau menjadi kunci percepatan pembangunan. Ia menekankan bahwa Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota sejatinya merupakan satu kesatuan sosial dan kultural yang tidak bisa dipisahkan.

“Pemko terbuka terhadap seluruh masukan dan kritik. Kami butuh ide, gagasan, dan aksi nyata dari semua pihak untuk mempercepat pembangunan, baik di Payakumbuh maupun Luhak Limo Puluah secara keseluruhan,” ujar Zulmaeta di hadapan peserta.

Baca Juga :  Perpisahan Direktur Utama PAM Tigo Khairul Ikhwan: Bapisah Bukanyo Bacarai

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari peserta forum yang didominasi kalangan intelektual dan perantau Minangkabau. Diskusi ini dinilai sebagai momentum penting yang jarang terjadi, karena mampu mempertemukan langsung pemimpin daerah dengan para pemikir dalam suasana dialog terbuka.

Ketua Gonjong Limo, Prof. Ganefri, sejak awal menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan wadah konsolidasi gagasan.

“Ini momentum strategis. Banyak pemikir hebat hadir di sini, dan ide-ide yang lahir harus menjadi kontribusi nyata bagi kepala daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan,” tegasnya.

Dukungan juga datang dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang menyebut Luhak Limo Puluah sebagai salah satu prioritas pembangunan provinsi. Ia menilai kekuatan intelektual perantau yang tergabung dalam Gonjong Limo merupakan aset besar bagi daerah.

Baca Juga :  H. Irmaizar, S.Pd Dt Rajo Mangkuto Resmi Pimpin DPD Nasdem Payakumbuh

“Kontribusi pemikiran dari para perantau ini sangat penting, tidak hanya untuk Luhak Limo Puluah, tetapi juga bagi kemajuan Sumatera Barat,” ujarnya.

Forum ini juga dihadiri Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, yang turut memperkuat sinergi lintas pemerintahan. Kehadiran sejumlah tokoh nasional dan akademisi seperti Komisaris Utama Semen Padang Prof. Werry D. Taifur dan Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi semakin memperkaya perspektif diskusi.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama ratusan anggota dan pengurus Gonjong Limo di perantauan, turut memeriahkan kegiatan ini. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat membangun kampung halaman tetap hidup dan terus terjaga, meski berada di rantau.

Diskusi ini diharapkan tidak berhenti sebagai forum wacana, melainkan berlanjut menjadi langkah konkret dalam mempercepat pembangunan Luhak Limo Puluah yang lebih terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:58 WIB

Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Berita Terbaru