PADANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kota Padang bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan dilaksanakan di ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (13/4/2026).
Muscab ini akan digelar serentak bersama DPC PKB se-Sumatera Barat untuk masa bakti 2026–2031.
Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif, didampingi Sekretaris Nofri Efendi, Kamis (9/4/2026), mengatakan pihaknya kini tengah mematangkan seluruh persiapan agenda tersebut.
“Kita ingin pelaksanaan Muscab berjalan sukses, aman, dan tertib sesuai ketentuan yang telah ditetapkan DPP PKB,” ujar Yusri.
Ia menjelaskan, sesuai aturan dari DPP PKB, pelaksanaan Muscab tidak lagi menggunakan sistem voting. Sebaliknya, proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme musyawarah dengan tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
“Seleksi pimpinan dilakukan melalui dua tahap, yakni uji kompetensi untuk melihat kapabilitas manajerial dan visi politik, kemudian dilanjutkan dengan wawancara serta penandatanganan kontrak komitmen kerja,” jelasnya.
Menurutnya, sistem ini bertujuan memastikan pimpinan DPC memiliki loyalitas, integritas, serta kemampuan dalam membesarkan partai.
Senada dengan itu, Nofri Efendi menilai mekanisme tersebut akan memperkuat kualitas kepemimpinan sekaligus meminimalisir potensi konflik internal.
“Dengan pola ini, diharapkan tidak ada perpecahan atau kubu-kubu di tingkat daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, menyampaikan pesan dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, agar seluruh kader menunjukkan kinerja nyata dan konsisten dalam melayani masyarakat.
“Muscab memang agenda penting, tetapi yang utama adalah konsolidasi internal, penguatan struktur, regenerasi kader, dan pengabdian kepada rakyat,” kata Firdaus.
Ia menegaskan, perjuangan untuk rakyat tidak boleh berhenti pada pergantian kepengurusan, melainkan harus diwujudkan melalui program strategis, soliditas organisasi, serta komunikasi yang kuat dengan masyarakat.
“Konsistensi pelayanan kepada rakyat adalah jati diri PKB. Gerakan PKB harus terus hadir di tengah kehidupan masyarakat sebagai wujud politik kehadiran,” pungkasnya.(rio)









