Hadapi Penilaian Ombudsman, Pemko Payakumbuh Siapkan Langkah Perbaikan Terukur

- Editor

Jumat, 3 April 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Pemko Payakumbuh memperkuat komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik melalui koordinasi dan sosialisasi persiapan penilaian maladministrasi bersama Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat di Balai Kota Payakumbuh, Kamis (02/04/2026).

“Kami tidak boleh berpuas diri dengan capaian yang sudah ada. Semua saran dan rekomendasi harus segera ditindaklanjuti,” kata Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di depan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat, Adel Wahidi, Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, kepala OPD, serta camat se-Kota Payakumbuh.

Zulmaeta menyebut kegiatan tersebut sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh perangkat daerah memahami indikator penilaian sekaligus memperkuat standar pelayanan publik.

Ia mendorong setiap OPD bergerak cepat melakukan evaluasi internal dan menyusun rencana aksi yang konkret dan terukur.

Menurut dia, konsistensi kinerja Pemko Payakumbuh dalam penilaian Ombudsman selama empat tahun terakhir menjadi modal penting untuk terus melangkah lebih baik.

Nilai kepatuhan pelayanan publik terus meningkat dari 86,34 pada 2021 menjadi 97,60 pada 2024, dengan predikat zona hijau kualitas tertinggi.

Baca Juga :  Erlindawati: Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Saatnya Perkuat Empati untuk Korban Bencana

“Capaian ini harus kita jaga bersama. Namun, kita juga harus menyadari bahwa ekspektasi masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Ia menekankan, pengelolaan pengaduan masyarakat menjadi aspek krusial dalam membangun kepercayaan publik.

Karena itu, Pemko Payakumbuh akan memperkuat sistem pengaduan agar setiap laporan dapat direspons secara cepat, tepat, dan transparan.

“Masyarakat harus merasa hadirnya pemerintah memberi solusi. Setiap pengaduan wajib kita tindak lanjuti dengan serius,” tegasnya.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat Adel Wahidi menjelaskan, penilaian pelayanan publik mencakup empat dimensi utama, yakni input, proses, pengaduan, dan output yang bermuara pada tingkat kepercayaan masyarakat.

“Ada 12 bentuk maladministrasi yang menjadi fokus penilaian. Ini harus dipahami secara utuh oleh setiap penyelenggara layanan,” kata Adel.

Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 Ombudsman menilai 310 instansi di Sumbar, meliputi pemerintah daerah, kepolisian, kantor pertanahan, imigrasi, hingga lembaga pemasyarakatan.

Baca Juga :  Anggota DPRD Payakumbuh Afviandi.Dt.Itam Mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Walikota dan Wakil Walikota yang Baru Dilantik

Realisasi penerimaan laporan masyarakat bahkan melampaui target, yakni 368 laporan atau 105 persen, dengan rata-rata penyelesaian 110,5 hari.

Adel juga memaparkan sejumlah capaian pengawasan Ombudsman, antara lain distribusi ribuan ijazah kepada alumni, pengembalian dokumen agunan kepada masyarakat, serta realisasi hak pelapor dalam berbagai kasus pelayanan publik.

Dalam forum tersebut, Ombudsman memberikan sejumlah rekomendasi, mulai dari pemberian apresiasi kepada unit layanan berkinerja tinggi, penguatan koordinasi, hingga peningkatan kapasitas pengelolaan pengaduan dan pemahaman regulasi.

Menanggapi hal itu, Zulmaeta mengatakan seluruh jajaran Pemko Payakumbuh harus menjadikan hasil evaluasi Ombudsman sebagai dasar pembenahan berkelanjutan.

“Kita jadikan ini sebagai cermin untuk berbenah. Saya minta setiap OPD segera menyusun langkah perbaikan yang jelas dan terukur,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, kepala OPD, serta camat se-Kota Payakumbuh itu juga diisi dengan diskusi interaktif guna memperdalam pemahaman teknis penilaian maladministrasi. (*)

Berita Terkait

Wali Kota Payakumbuh Resmi Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi dan Direktur Tirta Sago
Karangan Bunga “Pelantikan” Direktur PDAM Tirta Sago Viral, Plt Mengaku Tak Tahu
Wali Kota Zulmaeta Tekankan Disiplin ASN Usai Libur Idul Fitri
Pemko Payakumbuh Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Lampaui Target
Fitrayanto Menguat di Bursa Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Payakumbuh, Dukungan Cabor Kian Solid
LKPj 2025 Disorot, DPRD Payakumbuh Siapkan Rekomendasi Tajam untuk Pemko
Elzadaswarman: RKPD 2027 Harus Jawab Kebutuhan Nyata Masyarakat
Wali Kota Payakumbuh Terima Penghargaan dari Menteri Hukum, Tegaskan Posbankum Harus Nyata Bantu Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:14 WIB

Hadapi Penilaian Ombudsman, Pemko Payakumbuh Siapkan Langkah Perbaikan Terukur

Jumat, 3 April 2026 - 15:10 WIB

Wali Kota Payakumbuh Resmi Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi dan Direktur Tirta Sago

Rabu, 1 April 2026 - 15:17 WIB

Karangan Bunga “Pelantikan” Direktur PDAM Tirta Sago Viral, Plt Mengaku Tak Tahu

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:29 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tekankan Disiplin ASN Usai Libur Idul Fitri

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:25 WIB

Pemko Payakumbuh Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Lampaui Target

Berita Terbaru

Payakumbuh

Wali Kota Zulmaeta Tekankan Disiplin ASN Usai Libur Idul Fitri

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:29 WIB

PAYAKUMBUH

Pemko Payakumbuh Sampaikan LKPj 2025, Pendapatan Lampaui Target

Selasa, 31 Mar 2026 - 19:25 WIB