SD Negeri 28 Payakumbuh: Belajar Koding, Langkah Maju menuju Pendidikan Digital

- Editor

Kamis, 2 Oktober 2025 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh || Dalam upaya memperkuat daya saing pendidikan di tengah gelombang revolusi digital, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh menggelar pelatihan intensif pemrograman dasar (koding) bagi guru-guru terpilih dari beberapa sekolah mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan (SMA/SMK).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan menyambut implementasi penuh Kurikulum Merdeka, di mana koding dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran pilihan untuk membekali murid dengan keterampilan abad ke-21.

Kegiatan ini berlangsung lebih kurang selama tiga bulan ke depannya dengan rangkaian kegiatan yang terdiri dari belajar mandiri, tatap muka (IN dan ON) pada waktu dan tempat yang telah ditentukan, dilanjutkan dengan kegiatan desiminasi di sekolah / gugus kepada teman sejawat, peerteaching / microteaching.

Pada hari Minggu, 28 September 2025 yang bertempat di SMPN 7 Payakumbuh, kegiatan pelatihan ini dibuka langsung secara resmi oleh Kadis Pendidikan Kota Payakumbuh, DR. Dasril, S.Pd, M.Pd.

Beliau menyampaikan bahwa guru-guru yang terpilih dari sekolah merupakan master trainer yang akan memberikan pengimbasan kepada sekolah dan guru-guru lainnya di Kota Payakumbuh karena tidak semua sekolah dan guru yang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Sampaikan Apresiasi Setinggi-tingginya kepada Guru di Hari Guru Nasional

Beliau berpesan agar menekuni hal-hal yang baru demi kemajuan di masa datang Pelatihan ini membantu guru-guru memahami dasar-dasar koding dengan cara yang mudah dan menyenangkan, sehingga bisa diterapkan di kelas dan menjadi pembuka pintu baru di dunia pendidikan.

Di samping pelatihan koding, saat ini juga berlangsung pelatihan pembelajaran mendalam (PM) yang juga diikuti oleh guru-guru yang terpilih bersama kepala sekolah.

Seperti sekarang ini, SD Negeri 28 Payakumbuh adalah salah satu peserta untuk pelatihan koding dan pembelajaran mendalam.

Sebagai salah satu peserta, kami bersyukur bisa mendapatkan ilmu-ilmu dan pengetahuan yang baru dari fasilitator yang telah ditunjuk. Khususnya untuk koding, fasilitatornya terdiri dari 3 orang dengan jumlah peserta pelatihan adalah 42 orang.

Dalam prosesnya, peserta koding dibagi menjadi enam kelompok. Pelatihan ini diikuti peserta dengan antusias dan penuh semangat.

Di dalam kelompok peserta saling berbagi dan berkolaborasi dalam memecahkan suatu permasalahan setelah diberikannya materi oleh tim fasilitator yang telah ditunjuk.

Baca Juga :  SMKS Mitra Payakumbuh Buka Pendaftaran Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027, Kuota Terbatas!

Di samping mendapatkan ilmu pengetahuan baru silaturrahmi pun bisa terjalin antara guru, sehingganya kegiatan pelatihan ini menjadi lebih bermakna dan bernilai serta peserta senang dalam kegiatannya.

Manfaat pelatihan ini sangatlah besar. Pertama, guru bisa membuat pembelajaran lebih interaktif dan menarik di dalam kelas dengan menggunakan berbagai macam media pembelajaran dan permainan yang diciptakan.

Kedua, koding melatih logika anak dalam berpikir kritis. Anak yang belajar koding akan lebih pandai menyelesaikan masalah, seperti memecahkan tugas besar menjadi bagian terkecil.

Dan belajar koding ini tidaklah harus memakai perangkat komputer, tetapi bisa dengan permainan atau meyusun puzzle yang diberikan oleh guru dan lainnya.

Dalam dunia digital, etika merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Kita harus berhati-hati dan teliti dalam penggunaan aplikasi agar data diri aman, terciptanya komunikasi yang sehat, dan bermanfaat bagi semua pengguna.

Dengan kejujuran, menghormati priavasi, dan bertanggung jawab, kita semua bisa menciptakan ekosistem digital yang positif.(rdk/rb)

Berita Terkait

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB