Walikota Bersama Baznas Kota Payakumbuh Berikan Bantuan Kepada Warga Sakit, Apresiasi Semangat Gotong Royong di Latina

- Editor

Rabu, 5 Maret 2025 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, – Di bulan yang penuh berkah, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta turun langsung menyerahkan bantuan kepada tiga warga Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) yang tengah berjuang melawan penyakitnya.

“Saya tidak bisa tinggal diam ketika mendengar ada warga kita yang sedang berjuang melawan penyakit berat. Mereka adalah bagian dari keluarga besar Payakumbuh, dan sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk saling membantu,” kata Wako Zulmaeta didampingi Wawako Elzadaswarman dan Edi Kusmanak Ketua Baznas kota Payakumbuh saat menyerahkan bantuan di Latina, Selasa (04/03/2025).

“Saya ingin memastikan mereka mendapatkan perhatian yang layak dan tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” lanjutnya.

Zulmaeta juga mengapresiasi kekompakan masyarakat Latina yang telah bergotong royong membantu sesama melalui donasi swadaya yang telah berjalan sejak 2017.

“Saya sangat bangga dengan warga Latina yang selalu menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong. Inilah esensi dari kebersamaan kita di Payakumbuh, saling membantu tanpa memandang latar belakang. Semangat ini harus terus kita jaga,” ujarnya.

Namun, melihat kondisi para penerima donasi, Zulmaeta merasa terpanggil untuk turut memberikan bantuan tambahan, memastikan warganya mendapatkan perhatian dan dukungan maksimal.

“Saya tidak ingin ada masyarakat yang merasa dibiarkan berjuang sendiri. Pemerintah akan selalu hadir untuk membantu mereka, baik secara moril maupun materil,” tegasnya.

Baca Juga :  Wahyudi Thamrin, Sosok Muda Inspiratif Asal Payakumbuh, Berulang Tahun

Wali Kota Payakumbuh mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap sesama, apalagi di bulan Ramadan yang penuh keberkahan ini.

“Mari kita bersama-sama membantu saudara kita yang membutuhkan. Sedikit dari kita, sangat berarti bagi mereka. Semoga Allah melimpahkan keberkahan dan rezeki kepada kita semua,” katanya.

Aksi nyata Wali Kota Payakumbuh ini kembali membuktikan bahwa kepemimpinannya bukan hanya tentang kebijakan, tetapi juga tentang hati dan kepedulian yang tulus untuk rakyatnya.

“Saya akan terus berupaya untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Kita ingin Payakumbuh menjadi kota yang tidak hanya maju, tetapi juga penuh kasih sayang dan kepedulian,” pungkasnya.

Senada dengan wali kota, Camat Latina Diki Engla juga mengapresiasi kekompakan masyarakat di Kecamatan Latina yang menggalang bantuan. Bantuan yang diberikan sebelumnya juga digalang untuk membangun rumah masyarakat yang tidak layak huni.

”Kepedulian kelompok masyarakat ini patut dicontoh oleh masyarakat lainnya di Kelurahan lainnya di Kecamatan Latina. Tidak hanya hari ini mereka menggalang bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang sakit, namun juga untuk membangun rumah masyarakat yang tidak layak huni.” Tambahnya.

Baca Juga :  Tigo Kayo FC Juara Piala Wali Kota Payakumbuh 2026 Usai Taklukkan Bimbel Galatama Lewat Adu Penalti

Diki juga terus mendorong kepedulian ASN di Kecamatan Latina yang dikolaborasikan dengan Puskesmas.

”Di Kecamatan kita juga ada gerakan Bang Apin atau Sumbangan Seribu Tiap Senin dari ASN. Gerakan ini juga kita kolaborasikan dengan Puskesmas, sehingga membantu masyarakat.” Tutupnya.

Adapun ketiga masyarakat Latina yang menerima bantuan adalah sebagai berikut:

Wega Cahyani (34 tahun), seorang ibu tangguh dari Koto Panjang Padang, mengalami pendarahan subdural akibat penyumbatan pembuluh darah di otaknya. Awalnya hanya sakit kepala hebat pada Desember 2024, namun kemudian Wega kehilangan kesadaran dan harus dilarikan ke rumah sakit. Operasi pertama telah dilakukan pada Januari 2025, sementara operasi kedua menunggu kondisi fisiknya stabil.

Muhammad Al Hamdan (8 tahun), bocah luar biasa dari Koto Panjang Dalam, mengalami osteogenesis imperfecta atau kerapuhan tulang yang membuatnya harus menjalani perawatan rutin ke RS M. Djamil Padang setiap dua bulan.

Refna (56 tahun), seorang kepala keluarga yang menjadi tulang punggung keluarganya, kini harus berjuang melawan kanker hati. Rasa sakit yang tak tertahankan sejak November 2024 tak menyurutkan semangatnya, namun keterbatasan ekonomi menjadi tantangan besar. (Rb)

Berita Terkait

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua
Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun
Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Formalitas, Kinerja Jadi Penentu
Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor
Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 11:05 WIB

Aspon Dedi “Popon” Ambil Formulir Calon Ketua PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota, Siap Bertarung untuk Periode Kedua

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Payakumbuh Yasril, Birokrat Senior Tutup Usia 57 Tahun

Jumat, 18 September 2026 - 21:50 WIB

Petani Berdasi Mulai Bergerak, Pemko Payakumbuh Libatkan ASN Kendalikan Inflasi dari Halaman Kantor

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Arumi Family Kapur IX Sapu Bersih Dukate dan Liontin 3-0

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:59 WIB