Warga Jorong Belubus Desak Penutupan Tambang Pasir Ilegal

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota || Masyarakat Jorong Belubus, Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat, mendesak Pemerintah Daerah melalui dinas terkait untuk segera menutup aktivitas penambangan pasir ilegal yang beroperasi di wilayah mereka.

Aktivitas tambang tersebut dinilai merusak lingkungan, tidak mengantongi izin resmi, berpotensi menimbulkan bencana alam, serta diduga telah menyebabkan korban jiwa, termasuk kematian anak-anak.

Desakan penutupan tambang pasir ilegal itu disampaikan masyarakat yang mengatasnamakan warga Jorong Belubus melalui surat resmi kepada Balai Wartawan (BW) Luak Limapuluh. Surat tertanggal 23 Januari 2026 tersebut juga ditembuskan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Sumatra Barat, Bupati Limapuluh Kota, serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga :  Hurisna Jamhur Turut Hadir Pada Prosesi Khatam Al – Qur’an di Kelurahan Koto Panjang Payakumbuh Timur

Dalam surat itu, masyarakat meminta pemerintah segera menghentikan seluruh aktivitas penambangan demi keselamatan warga.

“Berdasarkan fakta tersebut, maka kami menghimbau kepada dinas terkait/Pemerintah agar segera menghentikan kegiatan penambangan tersebut, mengingat telah terjadinya kematian anak-anak. Kejadian tiga tahun lalu juga menjadi bukti kerusakan dan bencana yang terjadi di Sumatra Barat. Mengingat dan menimbang berbagai peristiwa bencana tersebut, maka kami meminta agar tambang pasir ditutup demi keamanan dan kenyamanan bersama,” bunyi kutipan dalam surat dua halaman itu.

Masyarakat juga mendasarkan tuntutan mereka pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, khususnya Pasal 68 huruf b dan c yang mewajibkan setiap orang menjaga kelestarian fungsi lingkungan serta memenuhi baku mutu lingkungan hidup.

Baca Juga :  Kejari Payakumbuh Tahan Kabid Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota

Selain itu, mereka juga merujuk Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin Lingkungan, serta Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 34 Tahun 2017 tentang Perizinan di Bidang Pertambangan Mineral.

“Adanya kerusakan lingkungan akibat penambangan liar bahan galian (pasir dan kerikil) yang saudara Afrizal jalankan,” tegas masyarakat dalam surat tersebut.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan penertiban dan penutupan permanen agar tidak terjadi lagi kerusakan lingkungan maupun korban jiwa di masa mendatang.(rio)

Berita Terkait

Sosialisasi Perda Kesejahteraan Sosial, Hj. Aida Soroti Data Warga Miskin dan Validasi Penerima Bantuan
Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas
Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani
Tim Wasev Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota
Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari
Rp13,8 Miliar Digelontorkan ke Sejumlah Ruas Jalan Akabiluru, Warga Jalan Rusak Pertanyakan Skala Prioritas Pemkab
Pohon Pisang Jadi Simbol Protes, Jalan Rusak di Lima Puluh Kota Kian Mempermalukan Kinerja Pemkab
Di Bawah Tebing Harau, Kader Demokrat Memungut Sampah dan Menanam Harapan untuk Alam

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Sosialisasi Perda Kesejahteraan Sosial, Hj. Aida Soroti Data Warga Miskin dan Validasi Penerima Bantuan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Borong Tiga Penghargaan! BPTU HPT Padang Mengatas Tunjukkan Kinerja Keuangan Berkelas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Dinas TPHP Lima Puluh Kota Matangkan Pelaksanaan Program Pertanian APBN dan APBD 2026, Siapkan Berbagai Bantuan untuk Petani

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Tim Wasev Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Ketika TNI dan Rakyat Membangun Harapan di Sarilamak: Kisah TMMD yang Mengubah Wajah Nagari

Berita Terbaru