Tepuk Tangan Pecah! Atraksi Silek dan Marching Band SMKN 2 Payakumbuh Jadi Sorotan di Pawai Alegoris

- Editor

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH — Penampilan atraksi marching band yang dipadukan dengan seni bela diri tradisional silek dari SMKN 2 Payakumbuh sukses memukau penonton dalam rangkaian Pawai Alegoris Kota Payakumbuh, Selasa (18/8/2026).

Aksi yang ditampilkan para siswa tersebut tidak sekadar menyuguhkan musik dan gerakan yang enerjik, tetapi juga memadukan kreativitas generasi muda dengan kekayaan budaya Minangkabau. Perpaduan antara irama marching band yang dinamis dan gerakan silek yang penuh ketangkasan menjadi salah satu penampilan yang mencuri perhatian sepanjang pelaksanaan pawai.

Kekompakan, keberanian, serta disiplin para siswa terlihat jelas saat mereka mempertunjukkan berbagai formasi dan gerakan silek secara bersamaan. Penampilan tersebut sontak mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan dari masyarakat maupun para undangan yang menyaksikan dari panggung kehormatan.

Bahkan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh bersama para undangan di panggung kehormatan turut memberikan apresiasi atas penampilan para siswa SMKN 2 Payakumbuh tersebut.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Payakumbuh: Rayakan Tahun Baru dengan Doa dan Kepedulian

Penampilan ini menjadi bukti bahwa kegiatan pawai tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, bakat, kedisiplinan, sekaligus ikut melestarikan budaya Minangkabau.

Kepala SMKN 2 Payakumbuh, Budi Darmawan, S.Pd., M.T., menuturkan bahwa penampilan tersebut merupakan hasil kerja keras dan latihan para siswa yang dipersiapkan dengan penuh semangat.

“Penampilan ini merupakan bentuk kreativitas dan kerja keras anak-anak. Kami ingin memberikan ruang kepada mereka untuk menunjukkan kemampuan, sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Minangkabau kepada masyarakat,” tutur Budi Darmawan.

Menurutnya, perpaduan marching band dan silek juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membangun karakter siswa. Melalui latihan yang membutuhkan kekompakan, kedisiplinan dan tanggung jawab, para siswa diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang percaya diri dan mencintai budaya daerah.

Baca Juga :  DPRD Kota Payakumbuh Gelar Rapat Paripurna Pengumuman Hasil Penetapan dan Usul Pengesahan Pengangkatan Calon Walikota dan Wakil Walikota Terpilih

Ia berharap prestasi dan kreativitas para siswa SMKN 2 Payakumbuh dapat terus berkembang serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.

“Yang paling penting bukan hanya tampil bagus, tetapi bagaimana anak-anak belajar bekerja sama, disiplin, berani tampil dan tetap bangga dengan budaya sendiri,” tambahnya.

Penampilan SMKN 2 Payakumbuh dalam Pawai Alegoris tersebut pun menjadi salah satu gambaran bahwa budaya tradisional dan kreativitas modern dapat berjalan beriringan. Di tangan generasi muda, silek tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi dapat dikemas secara kreatif sehingga tetap hidup, menarik dan relevan di tengah perkembangan zaman.(rio)

Berita Terkait

Polisi Periksa 6 Saksi Kebakaran Blok Timur Payakumbuh, Penyebab Masih Diselidiki
Kabut Asap Pekat Mengancam Kesehatan, Afviandi Dt. Itam Minta Warga Payakumbuh Waspada
Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan, Irmaizar Imbau Warga Payakumbuh Waspada
Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar, Sasar Ratusan Kelompok
Kebakaran Los Batiah Hanguskan 24 Petak Dagangan, Pemko Payakumbuh Siapkan Bantuan bagi Pedagang
Dramatis! Payakumbuh Tekuk Sawahlunto 2-1, Emas Sepak Bola Porprov XVI Diraih Lewat Extra Time
Ariq Saputra Sumbang Emas untuk Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Beri Bonus Kejutan
Zulmaeta Optimistis Payakumbuh Capai Target 40 Emas Porprov Sumbar 2026, Bonus Atlet Disiapkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Polisi Periksa 6 Saksi Kebakaran Blok Timur Payakumbuh, Penyebab Masih Diselidiki

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Kabut Asap Pekat Mengancam Kesehatan, Afviandi Dt. Itam Minta Warga Payakumbuh Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:36 WIB

Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan, Irmaizar Imbau Warga Payakumbuh Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan Pertanian Rp12,9 Miliar, Sasar Ratusan Kelompok

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Dramatis! Payakumbuh Tekuk Sawahlunto 2-1, Emas Sepak Bola Porprov XVI Diraih Lewat Extra Time

Berita Terbaru