Pemkab Lima Puluh Kota Percepat Pemulihan Pascabencana, Salurkan Bantuan Rumah hingga Peralatan Rumah Tangga bagi Warga Terdampak

- Editor

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota, Lipsus – Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan pembangunan infrastruktur, penyaluran bantuan stimulan perbaikan rumah, bantuan sosial, pelayanan kesehatan, serta penguatan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat pemulihan masyarakat.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang, saat memimpin rapat strategis bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam rangka percepatan penanganan pascabanjir dan tanah bergerak di kawasan Aia Angek serta sejumlah wilayah terdampak lainnya.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah strategis, mulai dari penyelesaian persoalan lahan, normalisasi sungai, pengendalian sedimentasi, pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, hingga penguatan tata ruang sebagai bagian dari upaya mitigasi untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

“Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Pemulihan pascabencana harus dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan tepat sasaran agar masyarakat segera dapat kembali menjalankan aktivitasnya. Selain membangun kembali infrastruktur, kita juga harus memperkuat mitigasi agar risiko bencana di masa mendatang dapat diminimalkan,” tegas Bupati H. Safni Sikumbang.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota mengimplementasikan Rencana Induk (Renduk) dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sebagai pedoman percepatan pemulihan. Program tersebut difokuskan pada pemulihan infrastruktur publik, perbaikan jaringan irigasi, pembangunan hunian masyarakat terdampak, normalisasi sungai, serta optimalisasi pemanfaatan Dana Siap Pakai (DSP) dan Transfer ke Daerah (TKD).

Pemerintah daerah juga mempercepat proses verifikasi data kerusakan dan kebutuhan di lapangan agar pelaksanaan konstruksi dapat segera dimulai sesuai target. Koordinasi terus diperkuat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, TNI, Polri, relawan, serta Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Baca Juga :  David Fery Andrio: Semangat Kemerdekaan dari Ranah Minang, Dorong Lima Puluh Kota Makin Maju

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Zaimar Hakim, SH, mengatakan pihaknya terus melakukan asesmen di wilayah terdampak, pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum, pembersihan material bencana, serta menyiagakan personel dan peralatan di daerah yang masih berpotensi mengalami bencana susulan.

“Seluruh proses pendataan dilakukan secara menyeluruh sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar proses pemulihan berjalan cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, dr. Budi Andri, MKM, memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak tetap berjalan optimal. Seluruh puskesmas beserta tenaga kesehatan disiagakan untuk memberikan pelayanan medis, pelayanan kesehatan bergerak, pemantauan kondisi kesehatan masyarakat, pengawasan terhadap potensi penyakit pascabencana, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan logistik kesehatan.

“Kami memastikan seluruh masyarakat terdampak tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas. Selain pelayanan medis, kami juga memberikan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat serta memastikan seluruh fasilitas kesehatan memiliki ketersediaan obat-obatan dan logistik yang memadai,” kata dr. Budi Andri.

Di bidang sosial, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, Ir. Indra Suriani, mengatakan pemerintah terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi melalui sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Sebagai bentuk kepedulian tersebut, Bupati H. Safni Sikumbang menyerahkan 200 paket bantuan peralatan rumah tangga kepada masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Gunuang Omeh. Bantuan yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat itu diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

“Bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu warga kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik,” ujar Ir. Indra Suriani.

Baca Juga :  Zigo Rolanda: Enam Daerah Irigasi di Kabupaten Limapuluh Kota Bakal Direhabilitasi

Selain bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota juga menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat di Kecamatan Bukit Barisan dan Kecamatan Gunuang Omeh.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp1,92 miliar kepada 82 kepala keluarga, yang terdiri atas 30 kepala keluarga penerima bantuan rumah Rusak Ringan (RR) dan 52 kepala keluarga penerima bantuan rumah Rusak Sedang (RS). Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp15 juta untuk kategori Rusak Ringan dan Rp30 juta untuk kategori Rusak Sedang.

Sementara itu, Camat Gunuang Omeh, Apri Yulianto, S.Sos, mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam proses penanganan bencana hingga tahap pemulihan.

“Semangat gotong royong antara pemerintah, TNI, Polri, relawan, pemerintah nagari, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan. Kami berharap kolaborasi ini terus terjaga hingga seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi selesai dilaksanakan,” ungkapnya.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Gunuang Omeh turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Drs. Syaifullah, MM, Kalaksa BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota, Zaimar Hakim, SH, Kabid Linjamsos Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Jhonneri, SH, Kabid Linjamsos Dinas Sosial Kabupaten Lima Puluh Kota, Asman Anwar, A.KS, serta unsur pemerintah nagari.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mulai dari penanganan darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi. Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat kembali hidup dengan aman, nyaman, dan produktif.(rio)

Berita Terkait

Beni Murdani Bawa Semangat Kemerdekaan dari Ranah Minang, Garuda dan Rumah Gadang Jadi Simbol Persatuan
Siswi SMA 5 Payakumbuh yang Sempat Hilang Ditemukan Selamat, Keluarga Lega
Semangat Elang Rajawali! H. Yos Sariadi Kobarkan Pesan Kemerdekaan untuk Generasi Bangsa
David Fery Andrio: Semangat Kemerdekaan dari Ranah Minang, Dorong Lima Puluh Kota Makin Maju
Alia Efendi,S.H, Turun Bareng Warga, Jalan Santai Mungka Makin Meriah
Muscab IKA PMII Paliko, Harius SH Terpilih sebagai Ketua Umum Pertama Periode 2026–2031
Warga Guguak Dikejutkan Penemuan Janin di Belakang Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Wali Nagari Sarilamak Apresiasi Suksesnya Pelaksanaan TMMD/N ke-129

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Beni Murdani Bawa Semangat Kemerdekaan dari Ranah Minang, Garuda dan Rumah Gadang Jadi Simbol Persatuan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Siswi SMA 5 Payakumbuh yang Sempat Hilang Ditemukan Selamat, Keluarga Lega

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Semangat Elang Rajawali! H. Yos Sariadi Kobarkan Pesan Kemerdekaan untuk Generasi Bangsa

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:00 WIB

David Fery Andrio: Semangat Kemerdekaan dari Ranah Minang, Dorong Lima Puluh Kota Makin Maju

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Muscab IKA PMII Paliko, Harius SH Terpilih sebagai Ketua Umum Pertama Periode 2026–2031

Berita Terbaru