Limapuluh Kota || Jembatan gantung yang roboh akibat bencana alam di Jorong Ateh Koto, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, mulai dibangun kembali oleh TNI melalui Kodim 0306/50 Kota, Kamis (15/1/2026).
Pembangunan jembatan diawali dengan pembongkaran struktur lama yang rusak parah, sekaligus persiapan konstruksi jembatan gantung baru guna memulihkan akses transportasi masyarakat.
Komandan Kodim 0306/50 Kota, Letkol Inf Ucok Namara, S.I.P., menyatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah serta masyarakat terdampak bencana.
“Jembatan ini memiliki fungsi vital bagi mobilitas warga. Dengan dibangunnya kembali akses penghubung ini, diharapkan aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal,” kata Letkol Inf Ucok Namara.
Ia menegaskan, keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur dasar masyarakat merupakan bagian dari tugas pokok TNI selain perang, terutama dalam mendukung ketahanan wilayah.
Pelaksanaan pembangunan di lapangan dipimpin oleh Kapten Czi Zulkarnaen selaku penanggung jawab kegiatan. Saat ini, pekerjaan masih berada pada tahap awal dengan fokus pada pembongkaran jembatan lama.
Sebanyak 10 personel TNI diterjunkan dalam kegiatan tersebut dan didukung partisipasi aktif masyarakat setempat melalui semangat gotong royong.
Pembangunan kembali jembatan gantung di Sungai Rimbang diharapkan dapat segera rampung agar akses transportasi warga kembali pulih pascabencana.(rio)









