DPRD Payakumbuh Soroti Degradasi Moral, Minta Pemko Lebih “Garang”

- Editor

Selasa, 8 Juli 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, — Beredarnya Video Dugaan LGBT dua orang remaja pria di Kota Payakumbuh, tidak hanya memantik reaksi dari berbagai masyarakat dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Payakumbuh, namun juga wakil rakyat di DPRD Kota Payakumbuh. Peristiwa memalukan yang terjadi tidak hanya mencoreng nama Payakumbuh dan Sumatera Barat secara umum, tapi juga tamparan keras bagi berbagai unsur pemangku kepentingan, Niniak mamak, alim. ulama, cadiak pandai, orang tua serta Pemerintah Daerah serta guru.

Kemajuan zaman serta perkembangan Payakumbuh yang kian pesat juga tidak lepas dalam mempengaruhi gaya hidup serta pergaulan generasi muda saat ini. Mereka yang tidak dibekali iman, Islam serta pemahaman adat akan mudah tergelincir dalam pergaulan bebas dan menyimpang.

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Pengawal Peraturan Daerah yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) diminta lebih “Garang” kepada pelaku Pelanggar Perda Penyakit Masyarakat, termasuk mengawasi tempat-tempat yang rawan dijadikan tempat maksiat.

Baca Juga :  Wawako Elzadaswarman Pimpin Safari Ramadan di Masjid Al Mukarramah, Salurkan Bantuan Rp25 Juta

” Iya, tentu kita sangat-sangat prihatin dengan beredarnya video dugaan atau berita LGBT atau penyimpangan seks yang terjadi antara dua orang remaja pria. Peristiwa ini sangat mencemaskan dan memalukan,” ujar Wirianto, anggota DPRD KOta Payakumbuh, Senin 7 Juli 2025.

Politisi Partai Golkar itu juga menambahkan, Degradasi moral yang terjadi harus menjadi tanggung jawab semua pihak. Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Satpol-PP diharapkan lebih “garang” dalam menegakkan Perda PEKAT.

” Kita lihat pada jam-jam rawan atau tengah malam ditempat gelap, di Batang Agam dan banyak tempat lainnya, pasangan yang bukan Suami-istri duduk-duduk hingga larut malam, ada yang berpegangan tangan, berpelukan dan lainnya. Kita juga sering dapat laporan dari masyarakat terkait kondisi ini. Kita berharap Pemerintah Daerah lebih ” Garang” dalam menegakkan Perda PEKAT,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Matangkan Perencanaan 2027 Melalui Forum Perangkat Daerah dan FKP

Jika kondisi (Degradasi) moral seperti ini terus dibiarkan, Ketua KONI Kabupaten Limapuluh Kota itu khawatir bencana demo bencana akan segera diturunkan Allah di Kota Payakumbuh.

” Tidak mustahil bagi Allah menurunkan bencana sebagai peringatan jika kondisi atau Degradasi moral kian memprihatinkan di Payakumbuh. Saat ini kita tidak heran lagi melihat banyaknya anak dibawah umur merokok ditempat umum, bahkan ada yang perempuan.” Tambahnya.

Untuk antisipasi, menurut Wirianto, Satpol-PP bisa menempatkan anggotanya untuk Piket/Patroli di Kawasan yang rawan seperti di Batang Agam.

” Antisipasi maksiat bisa dilakukan dengan menempatkan beberapa anggota Satpol-PP berjaga atau piket di Kawasan Batang Agam tiap hari.” Tutupnya. (rb/*)

Berita Terkait

Febriadi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
Afviandi: Idulfitri Momentum Kembali Fitrah dan Menguatkan Kepedulian Sosial
Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan
Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta
Ryan Made Hanesty Koordinir Penyaluran 10 Ton Beras Bantuan Arisal Aziz di Payakumbuh
Ryan Made Hanesty Gelar Reses di Dapil III, Serap Aspirasi Warga Payakumbuh Timur dan Selatan
Tim Safari Ramadhan DPW NasDem Sumbar Sambangi Payakumbuh, Perkuat Soliditas Kader
Buka Puasa Bersama Wartawan, Zeki Oktariza Karina Ajak Media Kawal Pembangunan Payakumbuh

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:04 WIB

Febriadi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Kamis, 19 Maret 2026 - 07:33 WIB

Afviandi: Idulfitri Momentum Kembali Fitrah dan Menguatkan Kepedulian Sosial

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:50 WIB

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:52 WIB

Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:12 WIB

Ryan Made Hanesty Koordinir Penyaluran 10 Ton Beras Bantuan Arisal Aziz di Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB