Padang, — Guna memenuhi tuntutan Tridarma Perguruan Tinggi maka salah satu yang diwajibkan kepada Dosen adalah melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
“Inilah yang dilakukan oleh Dosen Universitas Putera Indonesia (UPI) YPTK Padang yakni Muhammad Mahzum, S.Kom, MM selaku Ketua Tim dan Yuli Angraeni, SE, MM sebagai Anggota Tim, melaksanakan PKM dilingkungan Ikatan Guru Raudatul Athfal Kota Padang.
Adapun judul materinya adalah “ Peranan Manajemen di Raudhatul Athfal”. Kegiatan tersebut diadakan pada hari Jumat tanggal 07 Februari 2025 bertempat di Raudhatul Athfal (RA) Islam Bakti 99 Nairatul Jannah, Jl. SMAN 8, Kelurahan Lubuk Buaya-Kota Padang, kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Ihdassadri, S.Ag, M.Pd selaku Ketua Kelompok Kerja Kepala Raudatul Athfal, dan juga turut hadir Ketua Ikatan Guru Raudatul Athfal Kota Padang Ibu Dra. Yetri Sunarti.
Kegiatan PKM ini dihadiri oleh kepala Raudhatul Athfal dengan sejumlah peserta sebayak 38 orang.
Kegiatan pelatihan manajemen ini diprioritas untuk kepala RA se-Kota Padang. Selaku pemimpin di sekolah, kepala RA dituntut menguasi ilmu manajemen yang akan dipakai dan digunakan dalam mengola, mengatur dan mengarahkan sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi pendidikan, yaitu sekolah (RA) yang bermutu dan berkwalitas yang akan melahirkan generasi islami yang memiliki akhlak dan budi pekerti mulia serta menguasi ilmu dan teknologi.
Agar Raudhatul Athfal (RA) bisa bersaing dengan Taman kanak-kanak (TK) yang lain maka kepala RA harus menginplementasikan fungsi-fungsi manajemen dalam memimpin lembaga pendidikan, pelaksanakan kegiatan belajar dan mengajar yang maksimal, sehingga sumber daya pendidikan yang dimiliki bisa digunakan secara efektif dan efisien.
Peran manajemen di Raudhatul Athfal adalah untuk mengelola pendidikan secara efektif dan profesional. Manajemen yang baik dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif.
Berikut beberapa peran manajemen di Raudhatul Athfal :
1. Pelaksanaan Penanggung jawab dan pengendali Raudhatul Athfal adalah Departemen Agama ditingkat Kabupaten/ Kota bertanggung jawab atas peran pengendalian mutu. Penyelenggaraan pendidikan di lembaga Raudhatul Athfal harusnya menjadi modal bagi bangsa ini untuk mencetak generasi penerus yang kompeten dan juga berbudi pekerti luhur.
2. Pelaksanaan efektifitas POAC operasional sehari-haridi Raudhatul Athfal atau Paud, yakni implementasi fungsi-fungsi manajemen berupa Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), Actuiting (pelaksanaan) dan Controlling (pengawasan) yang merupakan satu kesatuan yang berkesinambungan.
3. Pelaksanaan SWOT analisis di Raudhatul Athfal dilakukan untuk mengatahui kekuatan/kelebihan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada di dilinkungan Raudhatul Athfal atau Paud. Hasil analisis digunakan sebagai pertimbangan untuk membuat lembaga pendidikan seperti RA yang mempunyai ciri khas tersendiri.
4. Menyiapkan sumber daya manusia pendidikan, dengan ketentuan : a). Pendidik harus memiliki kualifikasi menimum dan sertifikasi sesuai dengan jenjang kewenangan mengajar, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. b). Pendidik untuk pendidikan formal pada jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi harus dihasilkan oleh perguruan tinggi yang terakreditasi.
5. Akses dengan stakeholder pendidikan, stakeholder pendidikan merupakan kumpulan sejumlah orang yang saling berkaloborasi dan berinteraksi demi untuk mencapai tujuan untuk sekolah. Intinya stakeholder adalah kumpulan sejumlah individu yang bergabung dan mempunyai komitmen yang sama untuk mencapai tujuan bersama. Stekeholder terdiri kepala sekolah, guru, karyawan sekolah, orang tua murid dan pemerhati/praktisi pendidikan.
6. Perencanaan kurikulum yang relevan dan terstruktur, serta pengelolaan bahan ajar yang efisien dan efektif.
7. Pengelolaan sumber daya keuangan, berupa penerimaan dan menggunaan keuangan yang tepat sasaran sehingga berperan signifikan atas terlaksananya kegiatan belajar mengajar sesuai dengan mutu dan kwalitas pendidikan yang diharapkan.
8. Penyusunan strategi manajemen di Raudhatul Athfal, komponen yang harus diperhatikan dalam menyusun rencana kerja diantaranya menentukan visi, misi, tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dengan tepat, mengenali lingkungan dimana lembaga pendidikan berada, melakukan analisis yang bermanfaat dalam positioning lembaga pendidikan RA untuk mempertahankan eksistensi dan melaksanakan tujuan organisasi.
Manajemen pendidikan yang baik dapat membantu peserta didik mencapai potensi maksimal mereka dan mempersiapkan mereka untuk masa depan yang sukses, tutupnya.(Mahzum)









