LIMAPULUH KOTA || Jembatan gantung bantuan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang tengah dibangun di Ateh Koto, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, dilaporkan ambruk secara tiba-tiba saat proses pengerjaan berlangsung.
Insiden tersebut terjadi begitu cepat hingga puluhan pekerja yang terdiri dari anggota TNI dan masyarakat tidak sempat menyelamatkan diri dan langsung menjadi korban.
Berdasarkan data sementara dari Camat Suliki, Adrian Kato, Senin (30/3/2026). sebanyak 20 orang korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Sejumlah korban lainnya dilarikan ke RSUD Suliki untuk perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, satu orang korban dilaporkan mengalami luka serius dan harus dirujuk ke rumah sakit di Padang guna menjalani perawatan intensif.
Peristiwa ini sempat memicu kepanikan warga sekitar. Tim gabungan bersama masyarakat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi korban serta mengamankan area kejadian guna mengantisipasi kemungkinan risiko susulan.
Hingga kini, penyebab pasti ambruknya jembatan masih dalam proses pendataan dan penyelidikan oleh pihak terkait.
Masyarakat diimbau untuk menghindari lokasi kejadian serta menggunakan jalur alternatif hingga situasi dinyatakan aman.
Sebagai informasi, jembatan tersebut sedang dibangun kembali setelah sebelumnya ambruk akibat luapan Batang Sinamar pada November 2025 lalu.(rio)









