Wakil Ketua DPRD Lima Puluh Kota Ajak Masyarakat Perkuat Kesadaran Bela Negara

- Editor

Jumat, 19 Desember 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota || Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Alia Efendi Dt. Bijayo Nan Mudo, mengajak masyarakat untuk memperkuat kesadaran bela negara sebagai bagian dari kehidupan berbangsa dan bernegara, seiring dengan dinamika dan tantangan kebangsaan yang terus berkembang.

Alia mengatakan, bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga negara dan tidak terbatas pada peran aparat pertahanan. Menurut dia, partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui sikap yang mengedepankan kepentingan bersama.

Ia merujuk pada peristiwa berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada 19 Desember 1948 di Sumatera Barat sebagai salah satu tonggak sejarah penting dalam mempertahankan eksistensi negara. Pemerintahan darurat yang dipimpin Mr. Syafruddin Prawiranegara itu, kata Alia, menunjukkan keberlangsungan pemerintahan Indonesia di tengah agresi militer Belanda.

Baca Juga :  Pemulihan Pascabencana Dikebut, 47 Huntap Mulai Dibangun di Lima Puluh Kota

“Kesadaran bela negara perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam ruang publik dan media sosial, dengan tetap menjunjung nilai persatuan dan saling menghormati,” ujar Alia, Jumat (19/12/2025).

Menurut Alia, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga berkaitan dengan perubahan nilai, budaya, serta penguatan karakter kebangsaan. Karena itu, ia menilai pengamalan nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Baca Juga :  Tangkap Pelaku Curanmor di Kedai Tuak, Sat Reskrim Polres Payakumbuh Amankan Puluhan Sepeda Motor

Ia juga menekankan pentingnya peran pendidikan dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda. Penguatan materi pendidikan nilai Pancasila dan sejarah perjuangan bangsa, menurut dia, dapat menjadi salah satu upaya dalam membangun kesadaran bela negara secara berkelanjutan.

“Bela negara pada dasarnya merupakan upaya bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Alia. (rio)

Berita Terkait

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode
Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah
Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?
Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?
Indra Suriani: Prestasi Siswa SLB A Payakumbuh Bukti Keterbatasan Bukan Halangan Meraih Kesuksesan
Tangis Pecah Saat Rumah Dibongkar, 6 Rumah dan 27 Makam Dieksekusi Pengadilan di Sungai Kamuyang
Usai Diaudit BPK, PT ATC Tercatat sebagai Penunggak Pajak Tambang Terbesar di Lima Puluh Kota, Nilainya Tembus Rp1,2 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:33 WIB

Dukungan ke Aspon Dedi Menguat! Hery Muklis dan Sardi Nefri Dorong Dua Periode

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:03 WIB

Pelajar 18 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Andaleh, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Senin, 22 Juni 2026 - 22:16 WIB

Dandim 0306/50 Kota Pererat Sinergi dengan Insan Pers, Kunjungi Balai Wartawan Luak Limopuluah

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:53 WIB

Tangis Ibu Madinah Menggema: Tak Ada Anggaran atau Tak Ada Kepedulian?

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:07 WIB

Puluhan Tahun Diabaikan, Warga dan Pelajar Pertaruhkan Nyawa di Jembatan Gantung Sawahgadang, Di Mana Peran Pemerintah dan DPRD?

Berita Terbaru