Kerugian Akibat Bencana Cuaca Ekstrem di Sumbar Capai Rp4,9 Miliar

- Editor

Rabu, 26 November 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang || Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Sumbar mencatat bencana banjir dan longsor masih melanda sejumlah wilayah setelah diterpa cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

Rentetan bencana hidrometeorologi melanda berbagai wilayah di Sumatera Barat pada 22–24 November 2025, dipicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, banjir, dan tanah longsor.

“Data hingga 25 November 2025 seluruh kejadian tersebut menimbulkan kerusakan luas dengan total kerugian sementara mencapai Rp 4,91 miliar,” ujar Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, Rabu (26/11/2025).

Ia menjelaskan, sejumlah kabupaten/kota terdampak paling berat, termasuk Padang Pariaman, Agam, Padang, Pasaman Barat, serta beberapa daerah lainnya. Di Kabupaten Padang Pariaman, 17 kecamatan dan 42 nagari terdampak dengan lebih dari 3.076 KK / 9.228 jiwa terimbas bencana. Sebanyak 3.076 rumah terendam, dua unit rumah rusak, fasilitas pendidikan terdampak, serta sawah dan kebun ikut tergenang.

Baca Juga :  Ada Festival Makan Durian Basamo di CFD Padang Besok, Gratis!

Di Kabupaten Agam, delapan kecamatan dilanda banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Sebanyak 40 KK / 80 jiwa terdampak, 33 rumah terendam, akses air bersih terputus, dan 171 meter ruas jalan rusak. Kerusakan pada sawah dan ladang mencapai 5 hektare.

Kota Padang juga mengalami dampak cukup luas, dengan tujuh kecamatan terdampak. Tercatat 14 titik pohon tumbang, 11 titik banjir, dua titik longsor yang menghambat akses warga, serta satu titik amblesan tanah. Banjir merendam sejumlah rumah warga dan menyebabkan gangguan aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Kabupaten Pasaman Barat mencatat 227 rumah terendam serta kerusakan lahan perkebunan. Kabupaten Lima Puluh Kota melaporkan kerusakan fasilitas pendidikan serta kerugian sementara sekitar Rp 208 juta. Di Kota Bukittinggi, longsor terjadi di Kecamatan Guguk Panjang dan Mandiangin Koto Selayan, mengancam sedikitnya 11 KK / 68 jiwa.

Baca Juga :  Seberangi Sungai dengan Pelampung Plastik Warga Sialang Kapur IX Hanyut

Sejumlah daerah lain seperti Kota Solok, Kabupaten Solok, Tanah Datar, Padang Panjang, Kota Pariaman, serta Pesisir Selatan juga terdampak banjir dan longsor dengan tingkat kerusakan beragam, termasuk rumah rusak, irigasi tertimbun material, serta ratusan rumah terendam di beberapa titik.

“BPBD Sumbar menyampaikan bahwa peringatan dini cuaca ekstrem masih berlaku, dan masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan sedang–lebat, kilat/petir, serta angin kencang yang dapat memicu bencana susulan,” ujar Ilham. (rio/*)

Berita Terkait

Jelang Muswil X PPP Sumbar, DPC Kota Payakumbuh Tegaskan Komitmen Konsolidasi Partai
H. Ilson Cong Ucapkan Selamat HPN 2026 dan HUT ke-4 Faktasumbar
Anak Nagari Sungai Kamuyang Temui Inspektorat, Desak Hasil Audit Dibuka
Minggu Depan, Pengungsi Mulai Tempati Huntara di Limapuluh Kota
Bukik Nyunyuang Baru Viral, Pengunjung Resah: Perilaku Tak Pantas Dinilai Cemari Ruang Publik
Anggota DPR RI Cindy Monica Salurkan Bantuan Pertanian untuk 3.000 Hektare Sawah di Limapuluh Kota
Pengukuhan NasDem Payakumbuh, Target Elektoral 2029 Mulai Dipanaskan
Alia Efendi Nahkodai NasDem Limapuluh Kota, Targetkan Struktur Hidup hingga Akar Rumput

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:07 WIB

H. Ilson Cong Ucapkan Selamat HPN 2026 dan HUT ke-4 Faktasumbar

Senin, 26 Januari 2026 - 14:16 WIB

Anak Nagari Sungai Kamuyang Temui Inspektorat, Desak Hasil Audit Dibuka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:13 WIB

Minggu Depan, Pengungsi Mulai Tempati Huntara di Limapuluh Kota

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:33 WIB

Bukik Nyunyuang Baru Viral, Pengunjung Resah: Perilaku Tak Pantas Dinilai Cemari Ruang Publik

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:03 WIB

Anggota DPR RI Cindy Monica Salurkan Bantuan Pertanian untuk 3.000 Hektare Sawah di Limapuluh Kota

Berita Terbaru

Payakumbuh

Capt. Harmen: Pers Harus Jadi Penjaga Akal Sehat Bangsa

Selasa, 3 Feb 2026 - 16:39 WIB

Lima Puluh Kota

Alia Efendi: Pers Harus Berdiri Tegak, Bukan Sekadar Menyampaikan

Senin, 2 Feb 2026 - 10:49 WIB

Lima Puluh Kota

David Fery Andrio: Pers Sehat Penopang Demokrasi dan Ekonomi Daerah

Minggu, 1 Feb 2026 - 13:17 WIB