Hearing dengan Komisi B, Kaum Dt.Parmato Indo Beberkan Soal Tanah Tugu Kota Sehat Payakumbuh

- Editor

Rabu, 10 September 2025 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAYAKUMBUH || Lima perwakilan kaum Dt. Parmato Indo pasukuan Kutianyia Pakan Sinayan, mendatangi DPRD Payakumbuh, Selasa siang (9/9). Mereka menyampaikan persoalan tanah lokasi berdirinya Tugu Kota Sehat di per- tigaan Simpang Ngalau, Koto Nan Ampek, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Hearing dengan Komisi B dipimpin Wakil Ketua Komisi B. Afviandi, S.Pt. Dt. Itam, didampingi Sekretaris Komisi Ainul J. Farhan serta anggota Toa Libra, Nasmi, dan Ryan Made.

Pada kesempatan itu, pihak pasukuan dipimpin Zonwir yang membawa dokumen kepemilikan tanah untuk memperkuat keterangan. Zonwir menilai, klaim Pemko Payakumbuh yang menyebut tanah tugu sudah diganti rugi dan tercatat sebagai aset daerah tidak benar.

la menegaskan, tanah tersebut bersertifikat atas nama Rosmainar. Sebagian sudah dihibahkan untuk jalan bypass, sementara sisanya hanya dipinjamkan untuk pendirian tugu. “Kami kaget sekaligus heran, kenapa tanah kaum kami tiba-tiba dinyatakan milik pemda,” ungkap Zonwir.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di Sungai Kamuyang: Program Tepat atau Paksakan Kebijakan?

Menurutnya, bukti kwitansi yang ditunjukkan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman pada tahun 2003 silam tidak relevan. kwitansi bukti pembayaran gantirugi tanah yang dibayarkan pada tahun 2003 itu adalah bukti pembayaran ganti rugi tanah milik Rabi’ah (Edi Rusmadi yang lokasi tanahnya bersebelahan dengan tanah milik kami sertifikatnya atas nama Rosmainar.

Zonwir juga menyebut, keterangan ini sesuai penjelasan Yusrizal selaku pimpinan proyek ganti rugi tanah saat itu.

Dikatakannya, Yusrizal menegaskan kwitansi pembayaran tahun 2003 memang untuk lahan milik Rabi’ah, bukan tanah kaum Dt. Parmato Indo.

Baca Juga :  DPRD Kota Payakumbuh Dorong Pengembangan IPLT untuk Optimalkan Pengelolaan Limbah

Zonwir kemudian memaparkan kronologi pembangunan tugu. Pada tahun 2016, Kadis Kesehatan saat itu, Elzadaswarman, meminta lahan kepada Dt. Parmato Indo (almarhum) dengan janji akan memberi ganti rugi sesuai harga pasaran. Tahun 2018 tugu dibangun, dan pembayaran di janjikan terealisasi pada 2019.

“Sejak 2019 hingga 2025, janji itu tidak pernah dipenuhi. Alasan pemko, saat pandemi tidak ada anggaran,” beber Zonwir.

Setelah menerima penjelasan lengkap beserta dokumen, Komisi B DPRD Payakumbuh berjanji menindaklanjuti.

Mereka akan memanggil Pemko Payakumbuh, KAN Koto Nan Ampek, ATR/ BPN, serta pihak lain yang mengetahui persoalan tersebut.

Berita Terkait

Febriadi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi
Afviandi: Idulfitri Momentum Kembali Fitrah dan Menguatkan Kepedulian Sosial
Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan
Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta
Ryan Made Hanesty Koordinir Penyaluran 10 Ton Beras Bantuan Arisal Aziz di Payakumbuh
Ryan Made Hanesty Gelar Reses di Dapil III, Serap Aspirasi Warga Payakumbuh Timur dan Selatan
Tim Safari Ramadhan DPW NasDem Sumbar Sambangi Payakumbuh, Perkuat Soliditas Kader
Buka Puasa Bersama Wartawan, Zeki Oktariza Karina Ajak Media Kawal Pembangunan Payakumbuh

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:04 WIB

Febriadi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 2026, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

Kamis, 19 Maret 2026 - 07:33 WIB

Afviandi: Idulfitri Momentum Kembali Fitrah dan Menguatkan Kepedulian Sosial

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:50 WIB

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:52 WIB

Amanah Zakat Umat Tersalurkan, BAZNAS Payakumbuh Distribusikan Sembako Rp574 Juta

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:12 WIB

Ryan Made Hanesty Koordinir Penyaluran 10 Ton Beras Bantuan Arisal Aziz di Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB