Afviandi, S.Pt., Dt. Itam Harapkan LKPJ Berdampak pada Peningkatan Pelayanan Publik

- Editor

Senin, 6 April 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini || Rapat paripurna penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota bukan sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, forum ini menjadi momentum penting bagi DPRD untuk menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Kehadiran Ketua Fraksi PKB, Afviandi, S.Pt., Dt. Itam, dalam rapat tersebut mencerminkan keseriusan legislatif dalam mencermati capaian serta kekurangan kinerja pemerintah selama satu tahun anggaran. LKPJ harus dipahami bukan hanya sebagai laporan formalitas, melainkan sebagai cermin sejauh mana kebijakan pemerintah menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Gedung Kejaksaan Megah, Tapi Mana Gebrakan Kasus Besarnya?

Dalam konteks ini, DPRD dituntut tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga pengkritisi yang konstruktif. Setiap program yang dilaporkan perlu diuji efektivitasnya, apakah benar memberikan dampak nyata atau sekadar memenuhi target administratif.

Fraksi PKB, melalui peran Ketua Fraksinya, diharapkan mampu mendorong lahirnya rekomendasi yang tajam, solutif, dan berpihak kepada kepentingan publik. Evaluasi terhadap LKPJ harus menjadi pintu masuk perbaikan kebijakan, bukan sekadar rutinitas tahunan tanpa tindak lanjut yang jelas.

Lebih jauh, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prinsip utama dalam setiap proses pemerintahan. Masyarakat berhak mengetahui sejauh mana anggaran digunakan dan apa hasil yang telah dicapai. Di sinilah pentingnya DPRD sebagai representasi rakyat untuk memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai dengan harapan publik.

Baca Juga :  Afviandi Dorong Pokir DPRD Tepat Sasaran dalam Rapat Bersama Bappeda

Momentum LKPJ ini semestinya dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif, bukan hanya dalam bentuk formalitas, tetapi dalam komitmen nyata membangun daerah yang lebih baik.

Pada akhirnya, keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari laporan yang disampaikan, tetapi dari sejauh mana perubahan itu dirasakan langsung oleh masyarakat.(rdk)

Berita Terkait

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan
Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata
BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian
Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan
Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan
Defisit Rp44,83 Miliar, DPRD Payakumbuh Tegaskan Setiap Rupiah APBD Harus Berdampak bagi Masyarakat
Afviandi: PKB Harus Makin Solid, Musancab Jadi Momentum Perkuat Mesin Partai hingga 2029
Musancab Serentak, Erlindawati Pacu PKB Payakumbuh-Lima Puluh Kota Perkuat Akar hingga 2029

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:02 WIB

Tinggal Sepekan, Panitia Konfercab dan OKK PWI Payakumbuh–Lima Puluh Kota Gaspol Matangkan Persiapan

Kamis, 17 September 2026 - 21:51 WIB

Zulmaeta Tegaskan ASN Bukan Pemburu Sertifikat: Kompetensi Harus Dibuktikan dengan Kinerja Nyata

Kamis, 17 September 2026 - 21:49 WIB

BPK Soroti Tata Kelola Sampah Payakumbuh, Open Dumping dan Risiko Gas Metana Jadi Perhatian

Kamis, 17 September 2026 - 21:45 WIB

Pemko Payakumbuh Bongkar Masalah Pupuk Bersubsidi: Data Bermasalah hingga Dugaan Pungutan Tambahan

Kamis, 17 September 2026 - 21:42 WIB

Pemko Payakumbuh Perketat Pengawasan Dana Revitalisasi Pendidikan, 250 Pengelola Anggaran Diberi Peringatan

Berita Terbaru