PAYAKUMBUH – Kabut asap yang kian pekat dan mulai mengganggu aktivitas masyarakat menjadi perhatian serius. Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Partai Golkar, Wirianto, S.Sos., Dt. Paduko Basa Marajo, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan di tengah memburuknya kondisi udara. Sabtu, (17/10/2026)
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Payakumbuh dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini perlu diwaspadai karena paparan asap dapat memicu gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.
Wirianto mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat. Warga juga disarankan menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel berbahaya saat harus beraktivitas di luar rumah.
“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau warga agar tidak menganggap remeh kabut asap ini. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan pernapasan,” demikian imbauan yang perlu menjadi perhatian masyarakat di tengah kondisi tersebut.
Menurutnya, langkah pencegahan sangat penting dilakukan agar dampak kabut asap tidak semakin meluas, khususnya terhadap kelompok masyarakat yang rentan. Orang tua juga diharapkan memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak dan membatasi aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
Selain mengingatkan masyarakat, kondisi ini juga membutuhkan perhatian pemerintah daerah melalui instansi terkait. Pemantauan kualitas udara, penyampaian informasi yang mudah diakses masyarakat, serta langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan perlu dilakukan secara serius.
Wirianto berharap masyarakat tetap waspada dan tidak mengabaikan gejala seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, iritasi mata, maupun tenggorokan yang terasa perih. Apabila mengalami gejala berat atau kesulitan bernapas, warga diminta segera mencari pertolongan medis.
“Jangan menunggu sampai jatuh sakit untuk mengambil tindakan. Mari bersama-sama menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah kita,” menjadi pesan penting bagi masyarakat dalam menghadapi kondisi tersebut.
Kabut asap bukan sekadar persoalan jarak pandang, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, diperlukan kesadaran warga serta respons cepat dari pemerintah agar dampaknya dapat diminimalkan.(rio)









