SUMBAR — Medali akhirnya berpindah dari arena pertandingan ke leher para juara. Namun, di balik kilauan medali tersebut tersimpan cerita tentang latihan panjang, keringat, tekanan pertandingan, dan perjuangan para atlet Cabang Olahraga (Cabor) Akuatik pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Momen penuh kebanggaan itu terasa saat Sekretaris Umum KONI Sumatera Barat, Anandya Dipo Pratama, mengalungkan medali kepada para atlet yang berhasil menorehkan prestasi.
Pengalungan medali tersebut bukan sekadar seremoni. Momentum itu menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah memberikan kemampuan terbaiknya di arena Porprov XVI Sumbar 2026.
Satu per satu atlet peraih medali menerima penghargaan dengan penuh kebanggaan. Bagi mereka, medali yang dikalungkan menjadi simbol dari proses panjang yang telah dilalui bersama pelatih, rekan satu tim, keluarga, serta seluruh pihak yang memberikan dukungan.
Kehadiran Sekum KONI Sumbar Anandya Dipo Pratama dalam prosesi tersebut sekaligus memperlihatkan apresiasi KONI Sumbar terhadap perjuangan atlet yang menjadi bagian penting dalam perjalanan olahraga Sumatera Barat.
Prestasi di arena Akuatik tidak lahir dalam satu malam. Di balik podium terdapat latihan berulang, disiplin, konsistensi, mental bertanding, dan keberanian untuk memberikan penampilan terbaik ketika membawa nama daerah. Karena itu, setiap medali yang diraih memiliki cerita perjuangan tersendiri.
“Selamat kepada seluruh atlet yang telah meraih medali. Terus berjuang, terus berlatih, dan terus berprestasi untuk mengharumkan nama daerah,” menjadi semangat yang mengiringi apresiasi bagi para juara.
Porprov XVI Sumbar 2026 pun kembali memperlihatkan bahwa prestasi olahraga bukan hanya soal siapa yang berdiri di podium. Lebih dari itu, ada proses panjang yang harus dihargai dan perjuangan atlet yang layak mendapatkan apresiasi.(rio)









