Lima Puluh Kota — Pemerintah Kecamatan Gunuang Omeh bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia resmi memulai tahapan awal pembangunan 204 unit Hunian Tetap (Huntap) di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB itu diawali dengan rapat koordinasi penyerahan lokasi pekerjaan, personel, serta pelaksanaan awal proyek oleh Satker Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Provinsi Sumatera Barat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kementerian PKP, pemerintah daerah, TNI, pemerintah nagari, kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta tokoh masyarakat.
Camat Gunuang Omeh Apri Yulianto, S.Sos menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk mengawal penuh pembangunan Huntap agar berjalan lancar dan tepat waktu. Menurutnya, proyek ini menjadi harapan besar bagi masyarakat karena akan menghadirkan kawasan hunian yang layak dan tertata.
“Pemerintah Kecamatan Gunuang Omeh siap bersinergi dengan seluruh pihak, mulai dari pemerintah nagari hingga masyarakat, agar pembangunan 204 Huntap ini terlaksana sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Apri.
Usai rapat, seluruh peserta meninjau langsung lokasi pembangunan di Nagari Koto Tinggi. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan, akses jalan, serta progres pekerjaan awal yang telah dimulai menggunakan alat berat.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DLHPKP) Kabupaten Lima Puluh Kota, Nopriyadi Syukri, S.T.
Nopriyadi menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan Huntap dan berharap kolaborasi antara Kementerian PKP, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dapat mempercepat penyediaan hunian yang aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan proyek, baik dalam koordinasi lintas sektor maupun penyediaan fasilitas pendukung agar pembangunan dapat selesai sesuai target Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan 204 unit Hunian Tetap di Nagari Koto Tinggi merupakan salah satu program strategis Kementerian PKP dalam pengembangan kawasan permukiman di Sumatera Barat dan diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan hunian masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota.(rio)









