PAYAKUMBUH – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di RT 02/RW 03, Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, pada malam 15 Agustus 2026. Enam rumah warga hangus dilalap si jago merah dalam waktu singkat.
Peristiwa memilukan itu terjadi bersamaan dengan kumandang azan Isya. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet ke sejumlah rumah di sekitarnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berhamburan ke lokasi. Dengan peralatan seadanya, masyarakat bahu-membahu berusaha memadamkan api sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.
Namun, kondisi permukiman yang padat serta akses jalan menuju titik kebakaran yang terbatas menjadi kendala bagi mobil pemadam kebakaran untuk mendekati lokasi. Petugas terpaksa menarik selang pemadam hingga mendekati titik api untuk menjangkau kobaran yang terus membesar.
Berkat kerja keras petugas bersama masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan kurang dari satu jam kemudian.
Tidak lama setelah api berhasil dijinakkan, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda langsung memimpin pertemuan darurat di lokasi kejadian.
Pertemuan tersebut dihadiri Camat Payakumbuh Timur, Lurah Padang Tiakar Hilir, Ketua RT 02/RW 03, BPBD Kota Payakumbuh, BAZNAS Kota Payakumbuh, para korban kebakaran, serta Anggota DPRD Kota Payakumbuh Fraksi PKS Dapil 3 Jen Zuldi dan Anggota DPRD Kota Payakumbuh Fraksi PAN Dapil 3 Ryan Made Hanesty.
Pertemuan darurat itu dilakukan untuk memastikan jumlah rumah yang terbakar, jumlah warga terdampak, sekaligus menentukan langkah penanganan yang harus dilakukan secara cepat.
Dari hasil pendataan, enam rumah yang dihuni enam kepala keluarga (KK) dinyatakan hangus terbakar. Sebanyak 24 warga kehilangan tempat tinggal, terdiri dari 15 perempuan dan 9 laki-laki.
Dari 24 warga terdampak tersebut, terdapat tujuh anak yang masih bersekolah serta tiga bayi.
Untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban, BPBD, Dinas Sosial dan BAZNAS Kota Payakumbuh diminta segera menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, selimut, velbet, pakaian, susu bayi serta bantuan langsung berupa uang tunai.
Respons pemerintah pun berlanjut pada pagi harinya. Sekitar pukul 08.00 WIB, Dinas Sosial Kota Payakumbuh bersama BPBD Kota Payakumbuh menyalurkan bantuan berupa paket sembako, family kit, terpal dan perlengkapan bayi kepada para korban.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Yonrefli, Kepala BPBD Defitra, Anggota DPRD Kota Payakumbuh Jen Zuldi, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh Dt. Parmato Alam, Camat Payakumbuh Timur Yopie Kurniawan, Lurah Padang Tiakar Afrina Hanoum serta Ketua RT 02/RW 03.
Musibah tersebut tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga membuat enam keluarga harus kehilangan tempat tinggal dan menghadapi kebutuhan mendesak, terutama bagi anak-anak dan tiga bayi yang terdampak.
Pemerintah bersama unsur terkait diharapkan dapat terus memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi hingga mereka mendapatkan tempat tinggal sementara dan penanganan lanjutan pascakebakaran.(*)









