Lima Puluh Kota – Di balik suara palu, deru mesin, dan semangat gotong royong personel TNI bersama masyarakat, harapan baru mulai tumbuh di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0306/50 Kota tidak hanya menghadirkan pembangunan jalan dan infrastruktur. Lebih dari itu, TMMD menjadi jawaban atas impian tujuh keluarga yang selama bertahun-tahun hidup di rumah yang tidak layak huni.
Hingga 21 Juli 2026, pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah mencapai progres 35 persen, sementara pembangunan prasarana TNI Manunggal Air Bersih mencapai 38 persen. Dua program tersebut menjadi sasaran prioritas karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Salah seorang penerima bantuan, Yora Putri, warga Jorong Air Putih, tak mampu menyembunyikan rasa harunya saat melihat rumahnya mulai berdiri.
“Setiap hujan turun, kami selalu khawatir karena atap bocor dan dinding rumah sudah rapuh. Sekarang kami merasa punya harapan baru. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI dan semua pihak yang telah membantu keluarga kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Menurut Yora, kehadiran program air bersih juga menjadi kabar yang paling ditunggu masyarakat.
“Selama ini kami kadang kesulitan mendapatkan air bersih, apalagi saat musim kemarau. Kalau rumah sudah layak dan air bersih tersedia, kehidupan kami tentu akan jauh lebih baik,” katanya.
Komandan Kodim 0306/50 Kota selaku Dansatgas TMMD menegaskan bahwa pembangunan RTLH bukan hanya membangun bangunan fisik, tetapi membangun harapan dan masa depan masyarakat.
“TMMD hadir untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rumah yang layak akan memberikan rasa aman bagi keluarga, sementara akses air bersih akan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat,” ujarnya.
Program RTLH tahun ini menyasar tujuh keluarga yang membutuhkan hunian layak, yaitu:
– Yora Putri, Jorong Air Putih, Nagari Sarilamak.
– Misnawati, Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak.
– Indrawati, Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak.
– Gita Puspita Sari, Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak.
– Fitri Rindi, Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak.
– Indra Wati, Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak.
– Misnawati, Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak.
Selain pembangunan RTLH dan prasarana air bersih, Satgas TMMD juga terus mengerjakan berbagai sasaran fisik lainnya. Persiapan badan jalan sepanjang 2,7 kilometer telah mencapai 56 persen, penurunan elevasi jalan 32 persen, pemasangan gorong-gorong 25 persen, pemasangan batu 45,5 persen, serta pembangunan Tugu TMMD 39 persen.
Tak hanya itu, sasaran tambahan berupa ketahanan pangan seluas satu hektare telah rampung 100 persen. Pembagian sembako, bantuan makanan bagi balita stunting, pelayanan kesehatan gratis, bazar murah, dan penanaman pohon juga telah selesai dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat.
Di balik setiap bata yang tersusun dan setiap dinding yang mulai berdiri, tersimpan harapan baru bagi tujuh keluarga tersebut. Mereka tidak hanya akan memiliki rumah yang lebih kokoh dan aman, tetapi juga kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dengan hadirnya akses air bersih.
TMMD ke-129 membuktikan bahwa pembangunan sejati bukan hanya soal jalan dan bangunan, melainkan tentang menghadirkan senyum, rasa aman, dan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Di Nagari Sarilamak, harapan itu kini mulai berdiri, satu rumah demi satu rumah.(rio)









