Lima Puluh Kota — Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Lima Puluh Kota, Rahmadinol, menyampaikan kekhawatiran serius terhadap keberadaan warung-warung liar yang berdiri di sepanjang Fly Over Kelok 9.
Menurutnya, kondisi konstruksi warung yang sebagian besar menggunakan tiang kayu kini mulai lapuk dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung maupun pengguna jalan.
“Suatu kekhawatiran kita adalah ketika warung-warung yang ada di sepanjang jalan tersebut kayunya sudah mulai lapuk. Ini berpotensi roboh dan bisa menimbulkan korban jiwa. Ini sangat berbahaya dan perlu kita sampaikan kepada pemilik,” ujar Rahmadinol.
Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan gotong royong bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (31/3/2026). Kegiatan itu difokuskan untuk membersihkan kawasan Fly Over Kelok 9 dari tumpukan sampah yang berserakan pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
Selain membersihkan sampah, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengingatkan para pemilik warung agar memperhatikan aspek keselamatan bangunan.
Pemerintah daerah mengimbau agar pemilik warung melakukan perbaikan atau pembongkaran terhadap bangunan yang sudah tidak layak, guna menghindari potensi kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak.(rio)









