Minggu Depan, Pengungsi Mulai Tempati Huntara di Limapuluh Kota

- Editor

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota || Progres pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota terus menunjukkan perkembangan signifikan. Pemerintah daerah memastikan, pekan depan para pengungsi mulai menempati Huntara yang saat ini hampir rampung dikerjakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota, Rahmadinol, S.Pd, mengatakan bahwa secara teknis pembangunan Huntara telah memasuki tahap akhir.

“Insyaallah, Minggu depan pengungsi sudah bisa masuk ke Huntara. Saat ini kita tinggal penyempurnaan ringan, termasuk sarana pendukung agar layak huni,” ujar Rahmadinol, Minggu (18/1/2026).

Ia menegaskan, percepatan pembangunan Huntara merupakan komitmen pemerintah daerah agar warga tidak terlalu lama bertahan di lokasi pengungsian.

Baca Juga :  Cabang Domino Jadi Pembuka Porwaprov Sumbar Di Luak Limopuluah

“Kami berupaya maksimal agar hak dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya tempat tinggal yang aman dan layak, bisa segera terpenuhi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Camat Gunuang Omeh, Apri Tanjung, yang memastikan koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk mendukung percepatan pemindahan pengungsi.

“Pemerintah kecamatan bersama nagari terus melakukan pendataan dan persiapan teknis. Kita ingin proses pemindahan berjalan tertib dan tidak menimbulkan persoalan baru,” kata Apri.

Sementara itu, Wali Nagari Koto Tinggi, Insanul Rijal, menyampaikan rasa syukur atas hampir rampungnya Huntara yang sangat dinantikan warga.

Baca Juga :  Pokir 2025 Hj. Hurisna Jamhur Dorong Perbaikan Jalan Akses Kantor Kelurahan Balai Panjang

“Masyarakat sudah lama menunggu. Huntara ini menjadi harapan sementara sebelum hunian tetap dibangun. Kami berharap fasilitas yang tersedia benar-benar nyaman dan aman,” ujarnya.

Dari sisi pelaksanaan lapangan, Satgas TNI yang terlibat langsung dalam pembangunan Huntara menyatakan bahwa pengerjaan dilakukan secara gotong royong dan sesuai target waktu.

“Kami fokus menyelesaikan pembangunan tepat waktu agar bisa segera dimanfaatkan warga. Sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat berjalan baik,” ujar perwakilan Satgas TNI.

Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota berharap, dengan segera ditempatinya Huntara, kondisi sosial dan psikologis warga terdampak bencana dapat berangsur pulih sembari menunggu realisasi pembangunan hunian tetap.(rio)

Berita Terkait

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah
Kapolres 50 Kota Berikan Arahan kepada Personel Operasi Ketupat Singgalang 2026
REFLEKSI SATU TAHUN SAKATO, ANTARA TANTANGAN PEMBANGUNAN DAN EFISIENSI ANGGARAN
Polres 50 Kota Raih Peringkat Ketiga Anev Kamtibmas Polda Sumbar
Kapolres 50 Kota Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran
Wendriadi Sampaikan Aspirasi Warga Galugua, Jalan 20 Km dan BTS Jadi Perhatian DPR RI Andre Rosiade
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan Peti Di Kapur IX, Kapolres Tegaskan Komitmen penegakan Hukum
Kehadiran Alia Efendi di Lokasi Kebakaran Tegaskan Peran DPRD untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:16 WIB

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:42 WIB

REFLEKSI SATU TAHUN SAKATO, ANTARA TANTANGAN PEMBANGUNAN DAN EFISIENSI ANGGARAN

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Polres 50 Kota Raih Peringkat Ketiga Anev Kamtibmas Polda Sumbar

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kapolres 50 Kota Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:27 WIB

Wendriadi Sampaikan Aspirasi Warga Galugua, Jalan 20 Km dan BTS Jadi Perhatian DPR RI Andre Rosiade

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB