Pemko Padang Panjang Siapkan Langkah Revitalisasi PDIKM

- Editor

Jumat, 27 Juni 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, — Pemerintah Kota Padang Panjang mulai mempersiapkan langkah revitalisasi Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM), sebagai salah satu program unggulan Wali Kota, Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota, Allex Saputra.

Pertemuan awal digelar di Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Kamis (26/6/2025), yang dihadiri Sekdako, Sonny Budaya Putra, sejumlah instansi terkait, serta tim kurator yang terdiri dari Yusrizal KW, Tomi Iskandar Syarif dan Eko Yanche Edrie.

Sekdako Sonny menyampaikan, revitalisasi PDIKM merupakan bagian dari visi-misi kepala daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata dan budaya.

“PDIKM adalah salah satu destinasi unggulan yang dimiliki Padang Panjang. Harapannya, ke depan bisa menjadi lokomotif peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata,” ungkapnya.

Baca Juga :  Panen Raya Jagung Jadi Bukti Sinergi Polri dan Petani Dukung Swasembada

Sonny juga menyebutkan, belum lama ini, Pemko kedatangan keluarga besar almarhum Bustanul Arifin yang membangun PDIKM, dan dalam waktu dekat beberapa kegiatan besar telah dirancang di lokasi ini. Termasuk rencana kunjungan tokoh nasional pada Desember 2025 mendatang, yang sejalan dengan agenda revitalisasi ini.

Dalam pertemuan tersebut, tim kurator memaparkan berbagai gagasan dan ide pengembangan PDIKM ke depan.

Yusrizal KW menyampaikan pentingnya menyamakan pijakan awal untuk mengoptimalkan PDIKM sebagai sumber PAD. Sekaligus menjadikannya sebagai pusat destinasi wisata budaya dan pendidikan berbasis keminangkabauan.

Sementara itu, Tomi dan Eko menambahkan, PDIKM memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat peradaban Minangkabau, karena memiliki arsip, foto, dan berbagai dokumentasi budaya yang sangat kaya.

Baca Juga :  Terban Akibat Banjir Lahar Dingin Marapi, Jembatan Tanjung di Padang Panjang Sudah Bisa Dilalui

“Sayang jika tidak kita maksimalkan. Semua hal tentang Minangkabau ada di sini. PDIKM seharusnya menjadi destinasi utama di Sumbar,” ujar Tomi.

Namun, mereka juga menyoroti sejumlah kelemahan yang perlu segera dibenahi. Seperti belum tersedianya fasilitas modern, kurangnya pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), serta lemahnya strategi pemasaran.

Untuk itu, dibutuhkan roadmap jangka panjang yang matang dan sinergi lintas sektor dalam proses revitalisasi ini.

Sebagai informasi, sepanjang 2024, PDIKM mencatat kunjungan sebanyak 14.919 wisatawan mancanegara dan 24.360 wisatawan nusantara. (*/fh)

Berita Terkait

Laka Beruntun di Panyalaian, Wilayah Hukum Polres Padang Panjang
Jembatan Kembar Silaing Dihantam Galodo, Jalur Padang-Bukittinggi Putus Total
Wako Padang Panjang Kukuhkan 65 Anggota Paskibraka 2025
Lomba Kostum Adat Minangkabau Meriahkan Festival Serambi Merah Putih di Padang Panjang
Pelaku Penggelapan Motor di Padang Panjang Ditangkap, 5 Unit Diamankan
Wawako Allex Saputra Luncurkan Progul Padang Panjang Barcode dan Lapor Warga
Fasilitas Rusak di RSUD Padang Panjang, Pimpinan Daerah Lakukan Sidak dan Minta Perbaikan Segera
Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di Islamic Centre Padang Panjang

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 09:58 WIB

Laka Beruntun di Panyalaian, Wilayah Hukum Polres Padang Panjang

Kamis, 27 November 2025 - 14:20 WIB

Jembatan Kembar Silaing Dihantam Galodo, Jalur Padang-Bukittinggi Putus Total

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 16:45 WIB

Wako Padang Panjang Kukuhkan 65 Anggota Paskibraka 2025

Rabu, 13 Agustus 2025 - 11:10 WIB

Lomba Kostum Adat Minangkabau Meriahkan Festival Serambi Merah Putih di Padang Panjang

Minggu, 29 Juni 2025 - 21:15 WIB

Pelaku Penggelapan Motor di Padang Panjang Ditangkap, 5 Unit Diamankan

Berita Terbaru

Payakumbuh

Capt. Harmen: Pers Harus Jadi Penjaga Akal Sehat Bangsa

Selasa, 3 Feb 2026 - 16:39 WIB

Lima Puluh Kota

Alia Efendi: Pers Harus Berdiri Tegak, Bukan Sekadar Menyampaikan

Senin, 2 Feb 2026 - 10:49 WIB