Limapuluh Kota || Anggota DPR RI Komisi IV, Cindy Monica Salsabila Setiawan, menyalurkan berbagai bantuan strategis sektor pertanian ke Kabupaten Limapuluh Kota sebagai wujud komitmen memperjuangkan aspirasi petani di daerah. Sabtu,(17/1/2026).
Total bantuan yang disalurkan meliputi 75 ton benih padi untuk 3.000 hektare lahan sawah, satu unit mesin combine harvester, traktor roda empat, pompa air, hand sprayer, bantuan ayam petelur untuk enam kelompok, serta Program Bang Pesona yang menyasar delapan kelompok penerima manfaat. Bantuan tersebut diterima oleh lebih dari 500 kelompok tani di Limapuluh Kota.
“Bantuan ini kami dorong agar benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan, mulai dari peningkatan produksi padi hingga penguatan usaha peternakan dan ekonomi kelompok tani. Harapannya, produktivitas meningkat, kerja petani lebih efisien, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” ujar Cindy Monica.
Bupati Limapuluh Kota H. Safni Sikumbang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keberpihakan nyata yang ditunjukkan Anggota DPR RI Komisi IV tersebut.
“Bantuan ini merupakan bukti bahwa aspirasi petani Limapuluh Kota benar-benar diperjuangkan di tingkat nasional. Ini adalah bentuk kolaborasi konkret antara wakil rakyat di pusat, pemerintah daerah, dan petani di lapangan,” tegas Bupati Safni.
Ia menekankan bahwa swasebada pangan tidak dapat dibangun secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi kebijakan, keberpihakan anggaran, dan kerja bersama lintas level pemerintahan.
“Dukungan DPR RI Komisi IV hari ini menjadi penguat moral sekaligus penggerak semangat bagi petani kami untuk terus meningkatkan produksi dan menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, lanjut Safni, siap menjadi mitra strategis DPR RI dan Kementerian Pertanian dalam mengawal setiap program agar tepat sasaran, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Limapuluh Kota, Witara Porsepwandi, S.Pi, menyatakan bahwa bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan petani di lapangan dan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha tani.
Forum dialog bersama petani yang digelar dalam agenda tersebut juga diharapkan menjadi ruang penyampaian aspirasi yang jujur dan konstruktif, sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan nasional yang lebih berpihak kepada petani dan daerah.
Dengan sinergi kuat antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah daerah, dan petani, cita-cita swasebada dan kedaulatan pangan nasional diyakini dapat diwujudkan secara nyata.(rio)









