Warga Solok Gelar Salat Istisqa, Harapkan Turunnya Hujan Usai 3 Bulan Kemarau

- Editor

Kamis, 10 Juli 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok, — Setelah dilanda kemarau panjang selama lebih dari tiga bulan, ratusan warga Kota Solok menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan di Lapangan Merdeka, Kamis (10/07/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Solok bersama Wakil Wali Kota, serta diikuti oleh Sekretaris Daerah, pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD, camat, lurah, dan masyarakat setempat.

Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Muslim dalam memohon hujan kepada Allah SWT ketika kekeringan melanda. Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Kota Solok dan sekitarnya mengalami penurunan curah hujan secara drastis, yang menyebabkan kekeringan pada lahan pertanian dan penurunan debit air di berbagai sumber air masyarakat.

Baca Juga :  Anggota Dewan, Siska Minta Pemda Limapuluh Kota Ubah Jorong Buluh Kasok Jadi Nagari Penyangga IKK

“Melalui ikhtiar ini, kita berharap segala kesalahan bisa diampuni dan juga bisa diberikan hujan di tengah kekeringan yang melanda, dan hujan segera turun mengguyur Kota Solok,” ujar Wali Kota Solok dalam sambutannya setelah pelaksanaan salat, dikutip dari Prokopim setempat.

Lapangan Merdeka pagi itu dipadati oleh umat Islam dari berbagai kalangan. Mereka datang dengan membawa harapan dan keikhlasan agar bencana kekeringan yang tengah berlangsung segera berakhir. Pelaksanaan salat berlangsung khidmat, dipimpin oleh imam dan khatib yang menyampaikan pesan-pesan keimanan dan pentingnya menjaga lingkungan.

Baca Juga :  Kepala Dinas Kominfo Kota Payakumbuh Jalin Silaturahmi dengan Balai Wartawan Luak Limopuluah

Beberapa warga yang hadir mengaku terdorong ikut serta karena dampak musim kemarau mulai terasa dalam kehidupan sehari-hari. Ketersediaan air bersih mulai menipis, dan sebagian petani mengeluhkan gagal panen akibat keringnya lahan pertanian.

Pemerintah Kota Solok sebelumnya telah melakukan berbagai langkah antisipatif seperti distribusi air bersih dan imbauan penghematan air. Namun, kondisi kekeringan yang berkepanjangan mendorong dilakukannya pendekatan spiritual sebagai bentuk kepasrahan dan harapan kepada Yang Maha Kuasa.

Salat Istisqa ini menjadi pengingat bahwa dalam menghadapi ujian alam, sinergi antara usaha manusia dan doa harus sejalan. (*/)

Berita Terkait

Tewaskan Pengantin Baru, ‘Glamping Maut’ Lakeside Alahan Panjang Tak Berizin
Keracunan Gas di Alahan Panjang, Ternyata DPRD Solok Sudah Minta Tertibkan Semua Glamping Sejak Sebulan Lalu
OMC Berakhir, Titik Api Mulai Bermunculan Lagi di Sumbar
Tambang Emas Ilegal di Hulu DAS Indragiri Rusak Hutan Simanau, Polda Sumbar Didesak Bertindak

Berita Terkait

Selasa, 14 Oktober 2025 - 00:03 WIB

Tewaskan Pengantin Baru, ‘Glamping Maut’ Lakeside Alahan Panjang Tak Berizin

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 20:20 WIB

Keracunan Gas di Alahan Panjang, Ternyata DPRD Solok Sudah Minta Tertibkan Semua Glamping Sejak Sebulan Lalu

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:37 WIB

OMC Berakhir, Titik Api Mulai Bermunculan Lagi di Sumbar

Minggu, 3 Agustus 2025 - 22:14 WIB

Tambang Emas Ilegal di Hulu DAS Indragiri Rusak Hutan Simanau, Polda Sumbar Didesak Bertindak

Kamis, 10 Juli 2025 - 23:10 WIB

Warga Solok Gelar Salat Istisqa, Harapkan Turunnya Hujan Usai 3 Bulan Kemarau

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB