Solidaritas Guru Nasional, PGRI Sumbar–Sijunjung Bantu Guru Korban Bencana di Limapuluh Kota

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Puluh Kota || Solidaritas antarguru di Indonesia kembali ditunjukkan melalui aksi nyata Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). PGRI Provinsi Sumatera Barat bersama PGRI Kabupaten Sijunjung menyalurkan bantuan kepada guru-guru yang terdampak bencana alam di Kabupaten Limapuluh Kota.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis di Aula Kantor Bupati Sarilamak dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, Senin (26/1/2026).

Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, Indrawati, menyatakan bahwa bantuan ini bukan sekadar bentuk empati, tetapi juga cerminan kuatnya solidaritas profesi guru secara nasional.

“PGRI hadir bukan hanya sebagai organisasi profesi, tetapi sebagai rumah besar guru Indonesia. Ketika satu daerah tertimpa musibah, daerah lain ikut bergerak membantu,” tegas Indrawati.

Baca Juga :  Aspon Dedi: Perpres Nomor 12/2025 Diharapkan Perkuat Peran Pers dalam Pembangunan Nasional

Ia menambahkan, dukungan dari PGRI provinsi hingga pusat menunjukkan bahwa kekuatan organisasi terletak pada kepedulian nyata di lapangan, bukan hanya dalam forum-forum formal.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Sijunjung, Syaiful Husein, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa uang tunai dan paket kebutuhan pokok yang ditujukan bagi guru di wilayah Gunuang Omeh dan Bukik Barisan, daerah yang terdampak cukup parah.

“Ini adalah wujud tanggung jawab moral kami sebagai sesama pendidik. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan memberi semangat bagi para guru untuk bangkit,” ujarnya.

Baca Juga :  Viral Isu Investor Pasar Payakumbuh, Pemko Tegaskan Pembangunan Murni APBN

Pemerintah Daerah Apresiasi Peran PGRI

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ahlul Badrito Resha, mengapresiasi langkah cepat PGRI yang dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam penanganan dampak bencana.

Menurutnya, guru tidak hanya berperan dalam pendidikan, tetapi juga merupakan aset sosial yang harus dilindungi dan diperkuat pascabencana.

“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga soal psikologis. Guru yang terdampak perlu dukungan moral agar tetap kuat menjalankan perannya mencerdaskan generasi bangsa,” kata Wabup.

Ia berharap, semangat gotong royong yang ditunjukkan PGRI dapat menjadi contoh bagi organisasi profesi lain di tingkat nasional.(rio)

Berita Terkait

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah
Kapolres 50 Kota Berikan Arahan kepada Personel Operasi Ketupat Singgalang 2026
REFLEKSI SATU TAHUN SAKATO, ANTARA TANTANGAN PEMBANGUNAN DAN EFISIENSI ANGGARAN
Polres 50 Kota Raih Peringkat Ketiga Anev Kamtibmas Polda Sumbar
Kapolres 50 Kota Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran
Wendriadi Sampaikan Aspirasi Warga Galugua, Jalan 20 Km dan BTS Jadi Perhatian DPR RI Andre Rosiade
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan Peti Di Kapur IX, Kapolres Tegaskan Komitmen penegakan Hukum
Kehadiran Alia Efendi di Lokasi Kebakaran Tegaskan Peran DPRD untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:16 WIB

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:42 WIB

REFLEKSI SATU TAHUN SAKATO, ANTARA TANTANGAN PEMBANGUNAN DAN EFISIENSI ANGGARAN

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Polres 50 Kota Raih Peringkat Ketiga Anev Kamtibmas Polda Sumbar

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kapolres 50 Kota Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:27 WIB

Wendriadi Sampaikan Aspirasi Warga Galugua, Jalan 20 Km dan BTS Jadi Perhatian DPR RI Andre Rosiade

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB