Produksi Terancam Turun, Limapuluh Kota Percepat Pemulihan Pertanian Demi Stabilitas Pangan

- Editor

Senin, 29 Desember 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIMA PULUH KOTA || Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota memprioritaskan pemulihan sektor pertanian guna menjaga ketahanan pangan daerah dan stabilitas ekonomi masyarakat pascabencana alam dan cuaca ekstrem. Kerusakan lahan pertanian seluas 108,77 hektare dinilai berpotensi menekan produksi pangan dan pendapatan petani jika tidak segera ditangani.

Selain lahan sawah, kerusakan juga terjadi pada jaringan irigasi dan akses usaha tani yang berperan penting dalam kelancaran produksi dan distribusi hasil pertanian. Kondisi ini meningkatkan risiko gagal panen dan berdampak langsung terhadap pasokan pangan lokal.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Limapuluh Kota, Witra Porsepwandi, mengatakan pemerintah daerah menyiapkan langkah terukur untuk meminimalkan tekanan terhadap ekonomi petani dan menjaga ketersediaan pangan.

Baca Juga :  Bupati Safni Komit Sikat Oknum Penyeleweng Pupuk Bersubsidi

“Pemulihan lahan dan irigasi menjadi prioritas karena berhubungan langsung dengan keberlanjutan produksi dan pendapatan petani. Di sisi lain, asuransi pertanian kami dorong sebagai perlindungan ekonomi saat terjadi gagal panen,” ujar Witra di Sarilamak, Rabu (24/12/2025) kemarin.

Pemkab Limapuluh Kota telah mengajukan dukungan ke Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, mencakup rehabilitasi sawah rusak, bantuan benih dan sarana produksi, serta pemulihan jaringan irigasi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan produksi pangan strategis, khususnya padi.

Pendampingan penyuluh pertanian juga diperkuat untuk membantu petani menyesuaikan kalender tanam dan memilih varietas yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem. Strategi adaptasi tersebut dinilai penting untuk menjaga produktivitas di tengah ketidakpastian iklim.

Baca Juga :  Solidaritas Guru Nasional, PGRI Sumbar–Sijunjung Bantu Guru Korban Bencana di Limapuluh Kota

Untuk jangka panjang, penguatan infrastruktur pertanian seperti jalan usaha tani, jembatan pertanian, dan irigasi diarahkan tidak hanya untuk pemulihan pascabencana, tetapi juga sebagai investasi ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

Petani menyambut positif kebijakan tersebut. Ezi (55), petani di Kecamatan Guguak, berharap perbaikan irigasi dan bantuan sarana produksi segera terealisasi agar aktivitas tanam kembali normal dan pendapatan petani tidak terus tergerus.

Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menegaskan, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Upaya pemulihan pascabencana diarahkan untuk memastikan pasokan pangan tetap aman, harga stabil, serta kesejahteraan petani terjaga.(rio)

Berita Terkait

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah
Kapolres 50 Kota Berikan Arahan kepada Personel Operasi Ketupat Singgalang 2026
REFLEKSI SATU TAHUN SAKATO, ANTARA TANTANGAN PEMBANGUNAN DAN EFISIENSI ANGGARAN
Polres 50 Kota Raih Peringkat Ketiga Anev Kamtibmas Polda Sumbar
Kapolres 50 Kota Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran
Wendriadi Sampaikan Aspirasi Warga Galugua, Jalan 20 Km dan BTS Jadi Perhatian DPR RI Andre Rosiade
Satreskrim Polres 50 Kota Lakukan Penyelidikan Dugaan Peti Di Kapur IX, Kapolres Tegaskan Komitmen penegakan Hukum
Kehadiran Alia Efendi di Lokasi Kebakaran Tegaskan Peran DPRD untuk Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:16 WIB

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:42 WIB

REFLEKSI SATU TAHUN SAKATO, ANTARA TANTANGAN PEMBANGUNAN DAN EFISIENSI ANGGARAN

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Polres 50 Kota Raih Peringkat Ketiga Anev Kamtibmas Polda Sumbar

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kapolres 50 Kota Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:27 WIB

Wendriadi Sampaikan Aspirasi Warga Galugua, Jalan 20 Km dan BTS Jadi Perhatian DPR RI Andre Rosiade

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB