Kukuhkan 5 Guru Besar, Kini UNAND Miliki 210 Profesor

- Editor

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, — Universitas Andalas (UNAND) mengukuhkan lima guru besar tetap dari Fakultas Teknik di Gedung Convention Hall Kampus Limau Manis, Kamis (26/6/2025).

Guru besar yang dikukuhkan tersebut berasal dari tiga departemen. Yaitu, Teknik Mesin, Teknik Industri, dan Teknik Sipil.

Kelima guru besar tersebut ialah, Dr Eng Ir Jon Affi ST MT (Guru Besar dalam bidang Rekayasa Permukaan Material), Dedison Gasni ST MT PhD (Guru Besar dalam bidang Tribologi), Henmaidi ST MEng Sc, PhD (Guru Besar dalam bidang Manajemen Industri).

Kemudian, Ir Taufika Ophiyandri ST MSc PhD (Guru Besar dalam bidang Manajemen Konstruksi Pasca Bencana) dan Dr Ir Is Prima Nanda MT IPU Asean Eng (Guru Besar dalam bidang Teknik Pengecoran Logam).

Baca Juga :  Maraknya Peredaran Rokok Tanpa Pita Cukai, Kemana Penegak Hukum Penerima DBH CHT?

Pemasangan kalung kehormatan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Profesor Universitas Andalas, Prof apt Marlina PhD didampingi oleh Rektor Efa Yonnedi PhD.

Rektor dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pengukuhan guru besar bukan sekadar seremoni formal. Melainkan simbol kematangan akademik sekaligus awal dari tanggung jawab kepemimpinan ilmiah.

“Guru besar tidak hanya dituntut produktif dalam publikasi dan riset, tetapi juga menjadi agen perubahan di tengah dinamika bangsa,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa UNAND mendukung penuh program “Kampus Berdampak” yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

“Program ini menegaskan peran perguruan tinggi tidak hanya mencetak lulusan dan menghasilkan publikasi, tetapi hadir secara nyata menyelesaikan persoalan masyarakat dengan solusi berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Kodim 0306/50 Kota Pastikan Tidak Ada Kasus Keracunan MBG di Kota Payakumbuh dan Kabupaten 50 Kota

Ia menyebutkan, melalui pendekatan quadruple helix yang melibatkan akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat, Universitas Andalas terus membangun ekosistem kolaboratif yang berkelanjutan. Kinerja riset yang semakin kuat menjadi bukti komitmen tersebut.

Ketua Dewan Guru Besar Universitas Andalas, Prof apt Marlina PhD mengatakan, bahwa hingga saat ini jumlah guru besar telah mencapai 210 orang. Sebanyak 32 di antaranya berasal dari Fakultas Teknik.

Ia berharap pengukuhan ini akan menginspirasi lebih banyak dosen untuk mengajukan jabatan akademik tertinggi sebagai bentuk kontribusi terhadap pengembangan keilmuan dan pembangunan nasional. (*/y)

Berita Terkait

Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Divpropam Polda Sumatera Barat dan Ajukan Praperadilan di PN Pasaman Barat
Info Terkini Banjir Bandang Lubuk Minturun: 3 Orang Meninggal
Pemprov Sumbar Tetapkan Status Tanggap Darurat
Kerugian Akibat Bencana Cuaca Ekstrem di Sumbar Capai Rp4,9 Miliar
Jadi Ketua DPW PSI, PKS Sumbar Cek Keanggotaan Taufiqur Rahman
Mahasiswi asal Kalimantan Tewas di Kamar Kos, Posisinya Telungkup dan Tertutup Selimut, Ada Obat-obatan untuk Gangguan Lambung
HK Terapkan Sistem Buka-Tutup Jalan Pekanbaru–Padang, Sediakan Jalur Alternatif dan Kantong Parkir
Perpustakaan UNIDHA dan UNAND Teken Kerja Sama untuk Tingkatkan Layanan dan Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:25 WIB

Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pelanggaran ke Divpropam Polda Sumatera Barat dan Ajukan Praperadilan di PN Pasaman Barat

Kamis, 27 November 2025 - 14:28 WIB

Info Terkini Banjir Bandang Lubuk Minturun: 3 Orang Meninggal

Rabu, 26 November 2025 - 15:12 WIB

Pemprov Sumbar Tetapkan Status Tanggap Darurat

Rabu, 26 November 2025 - 14:45 WIB

Kerugian Akibat Bencana Cuaca Ekstrem di Sumbar Capai Rp4,9 Miliar

Kamis, 16 Oktober 2025 - 20:55 WIB

Jadi Ketua DPW PSI, PKS Sumbar Cek Keanggotaan Taufiqur Rahman

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB