Kecelakaan Maut di Malalak, Tabrak 2 Rumah, Sopir Escudo Tewas di Tempat, Istrinya Luka-luka

- Editor

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AGAM || Kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa kembali terjadi di Jalan Raya Malalak–Sicincin. Kali ini, mobil Suzuki Escudo hilang kendali hingga menabrak rumah warga di Jorong Balai Sabtu, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Senin (11/8) sekitar pukul 08.30 WIB.

Akibat insiden nahas ini, sopir mobil Escudo bernama  Yasrul mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan istrinya, Wartina yang duduk di bangku penumpang, mengalami luka sobek di bagian kening kiri dan kanan serta mengalami dislokasi bahu sebelah kanan.

Warga setempat langsung berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan kepada sopir dan penumpangnya. Setelah berhasil dikeluarkan dari dalam mobil yang ringsek, pasutri itu langsung dibawa ke Puskesmas Patamuan Padang pariaman dan selanjutnya dipindahkan ke RSUD Padang pariaman.

Pasca kejadian, Tim Satlantas Polresta Bukittinggi yang mendapat laporan adanya kecelakaan itu, mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi. Selanjutnya, mobil yang menghantam rumah warga ini, dievakuasi oleh Satlantas sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Payakumbuh di Usia 55 Tahun: Kemajuan yang Perlu Arah, Bukan Sekadar Laju

Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP M Irsyad Fathur Rachman mengatakan, kecelakaan mobil Escudo berpelat nomor BA 1724 AK ini melaju dari arah Bukittinggi menuju Pariaman via Malalak. Menurutnya, mobil tersebut dikemudikan oleh Yusril bersama penumpang Wartina yang merupakan istrinya.

“Setiba di lokasi, sopir diduga mengalami kehilangan kendali. Mobil yang dikemudikan Yusril melaju ke arah kanan jalan dan menghantam dua bangunan rumah milik warga yang berada di sebelah kiri jalur kedatangan mobil tersebut,” kata AKP M Irsyad Fathur Rachman kepada wartawan.

AKP M Irsyad Fathur Rachman menjelaskan, benturan keras yang terjadi menyebabkan Yasrul mengalami luka parah di bagian kepala hingga meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan istrinya berhasil selamat dari insiden nahas itu walaupun mengalami luka cukup parah.

“Dua rumah milik warga, masing-masing atas nama Ali Umar dan Novet Yulianti, mengalami kerusakan ringan. Kedua korban sudah dibawa ke rumah sakit. Untuk korban Wartina masih dirawat, sedangkan jenazah suaminya diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan,” tutur dia.

Baca Juga :  Hari Bakti PU ke-79, Satker Penyediaan Perumahan Sumbar Gelar Penanaman Pohon di Lubuk Basung

AKP M Irsyad Fathur Rachman menuturkan, kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp30 juta, meliputi kerusakan mobil sekitar Rp20 juta serta kerusakan dua rumah masing-masing Rp5 juta.

“Untuk kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan, samping kiri, samping kanan dan belakang. Semua kaca mobil pecah. Kendaraan sudah kita amankan sebagai barang bukti,” tutur AKP M Irsyad Fathur Rachman.

Terpisah, salah satu warga mengatakan, dirinya melihat kondisi sopir sudah tidak bergerak dan mengalami luka parah pada bagian kepala. Setelah dicek, sopir ternyata sudah meninggal.

“Kami mendengar suara benturan keras, lalu melihat mobil sudah menabrak rumah. Warga langsung membantu mengevakuasi korban,” ujar salah satu saksi di lokasi. (mh/*)

Berita Terkait

Banjir Bandang Kembali Terjang Muaro Pisang, Jalur Lubukbasung–Maninjau Putus Total
Gunung Marapi Erupsi Pagi Tadi, Abu Vulkanik Terpantau di Wilayah Batu Palano
Harimau Dilaporkan Muncul Melintasi Jalan di Palupuh, BKSDA Turunkan Tim Penanganan
Wanita Lansia Ditemukan Tewas Membusuk
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Agam, LBH Padang Desak Negara Harus Bertanggung Jawab
110 Siswa Keracunan MBG di Kabupaten Agam, Pemkab Tetapkan KLB dan SPPG Ditutup Sementara
LBH Padang Soroti Dugaan Pelanggaran HAM pada Kasus Nur Amira
“Saya Hanya Punya Ibu”: Jeritan Hati Seorang Anak Bernama Zahira agar Sang Ibu Tak Dideportasi

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 18:55 WIB

Banjir Bandang Kembali Terjang Muaro Pisang, Jalur Lubukbasung–Maninjau Putus Total

Selasa, 14 Oktober 2025 - 19:16 WIB

Gunung Marapi Erupsi Pagi Tadi, Abu Vulkanik Terpantau di Wilayah Batu Palano

Selasa, 14 Oktober 2025 - 07:28 WIB

Harimau Dilaporkan Muncul Melintasi Jalan di Palupuh, BKSDA Turunkan Tim Penanganan

Senin, 13 Oktober 2025 - 23:14 WIB

Wanita Lansia Ditemukan Tewas Membusuk

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:09 WIB

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Agam, LBH Padang Desak Negara Harus Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB