Kapolda Beberkan 10 Kasus Menonjol di Sumbar Sepanjang 2024, Apa Saja?

- Editor

Selasa, 31 Desember 2024 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono menyampaikan laporan akhir tahun dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Selasa (31/12/2024). [foto: Ist]

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono menyampaikan laporan akhir tahun dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Selasa (31/12/2024). [foto: Ist]

Padang, — Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono mengatakan ada 10 kasus besar di Sumatra Barat yang terjadi di sepanjang tahun 2024.

Ia mengungkapkan bahwa 10 kasus menonjol di Sumbar kurun waktu setahun terakhir tersebut hampir sepenuhnya terselesaikan.

“Peristiwa menonjol yang terjadi di Sumbar hampir seluruhnya teratasi dengan baik,” katanya saat laporan akhir tahun dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Selasa (31/12/2024).

Suharyono mengungkapkan bahwa kasus pertama adalah peristiwa yang terjadi di Pasaman Barat. Yaitu adanya unjuk rasa yang dilakukan oleh 850 orang di kantor Gubernur Sumbar terkait lahan perkebunan sawit.

“Mereka menuntut pembebasan empat tersangka dan meminta agar gubernur menemui mereka,” ujarnya.

Baca Juga :  Tahun 2024, Bank Nagari Bagikan Dividen Rp.356 Miliar

“Dari 850 orang massa, 600 di antaranya ibu-ibu dan anak-anak, yang lainnya adalah pengunjuk rasa murni,” sambung Suharyono.

Kasus kedua, terang Suharyono, yaitu ledakan yang terjadi di Rumah Sakit (RS) Semen Padang karena kelalaian pekerja. Kasus ketiga yaitu galodo Sumbar, namun sebelumnya juga terjadi erupsi Gunung Marapi dan ledakan di PT Semen Padang.

Kemudian yang keenam adalah aksi geng tawuran di Sumbar. Kepolisian juga mencatat terdapat sebanyak 87 geng.

“Mulai dari geng motor, geng tawuran, dan lain sebagainya. Rata-rata jumlahnya per geng yaitu 80 sampai 90 orang,” ucapnya.

Suharyono menjelaskan bahwa salah satu di antara tawuran geng tersebut muncul kasus almarhum Afif Maulana pada 10 Juni 2023.

Baca Juga :  DPRD Kota Payakumbuh dan Pj Walikota Raker Bahas Pengelolaan Sampah dan PKL

“Sebanyak 23 orang berhasil diamankan, salah satunya Afif Maulana,” tuturnya.

“Ini PR besar dan menjadi pengalaman pahit bagi kami, namun 15 dokter forensik menyatakan setelah ekshumasi meninggalnya Afif bukan karena aniaya melainkan benturan keras,” bebernya.

Kemudian, kata Suharyono, kasus 365 terkait perampokan mobil pengisi ATM yang dilakukan oleh dua anggota polri. Selanjutnya kasus 338 Polres Padang Pariaman, Nia Kurnia Sari.

“Terakhir kasus polisi tembak polisi di Solok Selatan dan pengagalan peredaran narkoba di BIM dengan barang bukti seberat 1,3 kg sabu,” tuturnya. (rb/*)

Berita Terkait

Keterbatasan APBD, Pemko Payakumbuh Jemput Anggaran Pusat Untuk Pembangunan Infrastruktur Kota
Jelang Muswil X PPP Sumbar, DPC Kota Payakumbuh Tegaskan Komitmen Konsolidasi Partai
H. Ilson Cong Ucapkan Selamat HPN 2026 dan HUT ke-4 Faktasumbar
Anak Nagari Sungai Kamuyang Temui Inspektorat, Desak Hasil Audit Dibuka
Minggu Depan, Pengungsi Mulai Tempati Huntara di Limapuluh Kota
Bukik Nyunyuang Baru Viral, Pengunjung Resah: Perilaku Tak Pantas Dinilai Cemari Ruang Publik
Anggota DPR RI Cindy Monica Salurkan Bantuan Pertanian untuk 3.000 Hektare Sawah di Limapuluh Kota
Pengukuhan NasDem Payakumbuh, Target Elektoral 2029 Mulai Dipanaskan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:26 WIB

Keterbatasan APBD, Pemko Payakumbuh Jemput Anggaran Pusat Untuk Pembangunan Infrastruktur Kota

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:39 WIB

Jelang Muswil X PPP Sumbar, DPC Kota Payakumbuh Tegaskan Komitmen Konsolidasi Partai

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:07 WIB

H. Ilson Cong Ucapkan Selamat HPN 2026 dan HUT ke-4 Faktasumbar

Senin, 26 Januari 2026 - 14:16 WIB

Anak Nagari Sungai Kamuyang Temui Inspektorat, Desak Hasil Audit Dibuka

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:13 WIB

Minggu Depan, Pengungsi Mulai Tempati Huntara di Limapuluh Kota

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Lebaran 1447 H, H. Yos Sariadi Ajak Masyarakat Kembali ke Fitrah

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:16 WIB

Payakumbuh

Sebut Wartawan Bodrex, Oknum LSM Ngaku Wartawan Dipolisikan

Selasa, 17 Mar 2026 - 15:50 WIB